BANJARMASINPOST.CO.ID - Tim asal Kalsel, Fafaga Banua, kalah secara dramatis pada leg 1 final four Pro Futsal League (PFL) 2025-2026, Jumat (5/6/2026) di GOR UNY Yogyakarta.
Tampil bagus di babak pertama dan unggul 1-0 melalui gol yang dicetak Irfan Maulana, Fafaga Banua takluk 2-3 di tangan Cosmo JNE FC Jakarta.
Tiga gol Cosmo diciptakan Israr Megantara, Reza Gunawan, dan Andri Kustiawan. Sedangkan tambahan gol Fafage Banua melalui Felipe Huan.
Hasil ini, membuat Fafage Banua yang memimpin klasemen putara 1 dan 2, harus menang pada leg kedua, Minggu, 7 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Tim Futsal Asal Kalsel Fafage Banua Lolos ke Final Four PFL, Irfan Cetak Gol Roket Spektakuler
Tegakkan kepala, Masih ada asa di leg ke-2
Begitu unggahan kalimat penyemangat di akun Instagram @fafagebanua, Jumat (5/6/2026).
Postingan itu disertai foto pelatih Fafage Banua, Deny Handoyo saat diacungi kartu kuning oleh wasit yang memimpin pertandingan.
Sejumlah pendukung Fafaga Banua bereaksi lewat kolom komentar. Berikut di antaranya
“Coach @denyhandoyo10 emosi wajar ko , memang ada beberapa keputusan yg janggal,” ujar akun @muhamarkhadafih.
“Sabar coach @denyhandoyo10 , nextmatch inshaAllah menang , & smoga ga ada keputusan2 yg janggal dr wasit...,” timpal akun @anesafiyanto.
“Harusnya final four pake wasit asing @michaelvsianipar @federasifutsal_id @kompetisifutsal.id @pfl.indonesia,” cetus akun @lutfifaqih__ seraya mencolek Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Michael Victor Sianipar.
“Dua pertandingan semifinal SERU,yg bikin RUSAK semua WASIT! apa gak bisa di perbaikin ini,” tanya akun @fafageacademypadang.
“Blacksteel sama fafage dirugikan sama wasit, sepakbola aja bisa pakai wasit asing kok futsal pas final four pakai wasit abal⊃2; @federasifutsal_id,” tutur akun @sakur_ramadhan77.
“Klo kepingin futsal di indonesia mmembaik....perbaiki dulu model2 wasit yg merusak permainan...percuma ada bendera fair play....@pfl.indonesia @federasifutsal_id @kompetisifutsal.id @kemenpora,” saran akun @herrydj_taff02.003.
Di bagian lain, beberapa suporter Fafage Banua kecam aksi pemain asing Cosmo JNE, Ruan Nakamatsu.
Menurut mereka, pemain asal Jepang yang berposisi sebagai Anchor itu layak diusir keluar lapangan.
“ruan harusnya red card. Udah cek VAR tapi mata wasit buta. Andai itu yg ngelakuin pemain fafage udah pasti red card,” ucap akun @rheinobito.
“Kaya diaz pemain pangsuma mukul kepala ruan, filipe pemain pengsuma red card juga kaya gitu. Tapi aneh sih wasit kok bisa beda gitu keputusannya padahal kondisi yg sama,” sambungnya.
“Ruan main tangan ke Reza Yamani, cuma yellow card wkwkw kocak,” timpal akun @lutfifaqih__.
(Banjarmasinpost.co.id/Mulyadi Danu Saputra)