Masalah Barcelona Menular ke Timnas Inggris, Tuchel Analisis Rashford dan Gordon untuk Piala Dunia 2026
Aurora Nightingale June 06, 2026 04:35 PM

Penampilan Tim Nasional Inggris di Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari. Namun, tugas pelatih Thomas Tuchel untuk menentukan sebelas pemain terbaik bagi tim berjuluk The Three Lions itu tidak menjadi semakin mudah.

Tuchel kini dihadapkan pada keputusan sulit untuk memilih siapa yang layak duduk di bangku cadangan dalam pertandingan-pertandingan awal nanti.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian serius bagi sang pelatih adalah posisi sayap kiri. Inggris memiliki beberapa pemain berkualitas yang bisa beroperasi di area tersebut.

Berdasarkan catatan di atas kertas, dua nama yang paling berpeluang mengisi posisi itu adalah Marcus Rashford dan Anthony Gordon.

Dari sisi pengalaman internasional, Rashford jelas memiliki keunggulan. Ia sudah memperkuat Timnas Inggris sejak usia sekitar 20 tahun dan berpartisipasi dalam berbagai turnamen besar seperti Euro, beberapa edisi Piala Dunia, serta Nations League.

Berbeda dengan Gordon, yang baru beberapa tahun terakhir membangun reputasinya sebagai pemain sayap berbakat. Performa impresifnya membuat Barcelona tertarik dan rela mengeluarkan biaya besar untuk membawanya ke Camp Nou.

Barcelona bahkan menebus Gordon dengan nilai 80 juta Euro agar sang pemain bisa memperkuat mereka musim depan. Penampilan gemilang Gordon yang meningkat pesat tahun ini juga menjadi ancaman nyata bagi posisi Rashford.

Kondisi yang dihadapi Tuchel sebenarnya mirip dengan dilema yang dialami Barcelona. Klub asal Catalan itu memang telah mendapatkan Gordon untuk mengisi posisi sayap kiri musim depan, tetapi mereka belum benar-benar menutup peluang mendatangkan Marcus Rashford karena masih memperhitungkan biaya transfer yang dianggap terlalu tinggi.

Tuchel kini harus menentukan siapa yang paling sesuai dengan skemanya di Timnas Inggris. Jika ia menginginkan tim yang lebih fokus pada serangan daripada disiplin bertahan, maka Rashford bisa menjadi pilihan utama. Pemain Manchester United itu memberikan kontribusi besar dalam membangun serangan yang lebih meyakinkan dibandingkan Gordon.

Namun, Gordon memiliki keunggulan dalam hal membantu pertahanan tim. Ia dikenal mampu memberikan kontribusi defensif yang konsisten, mencerminkan karakter pemain muda modern yang tidak hanya piawai menyerang, tetapi juga aktif menekan sejak bola masih berada di area lawan.

Thomas Tuchel masih memiliki waktu untuk menentukan siapa yang akan masuk ke dalam starting eleven Inggris — apakah Marcus Rashford atau Anthony Gordon — sebelum laga perdana Piala Dunia 2026 dimulai.

Dukungan untuk Inggris

Aktor sekaligus presenter Ibnu Jamil kembali menyatakan dukungannya kepada Timnas Inggris pada ajang Piala Dunia 2026. Seperti pada edisi-edisi sebelumnya, Inggris tetap menjadi tim favoritnya selama Timnas Indonesia belum tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

“Piala Dunia tahun ini? Gue setiap Piala Dunia selalu megang Inggris selama Indonesia belum main,” ujar Ibnu Jamil di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

“Selama Indonesia belum main, gue megangnya Inggris,” lanjutnya sambil tertawa.

Ibnu menilai pelatih Thomas Tuchel cukup berani mengambil risiko dengan memberikan kesempatan kepada beberapa pemain yang belum memiliki nama besar seperti generasi sebelumnya.

“Gue curiga ada misi yang ingin dia sampaikan. Kadang, pemain yang haus validasi, haus pengakuan, dan minim jam terbang justru menunjukkan rasa lapar yang lebih besar dibanding pemain dengan nama besar yang sudah berpengalaman,” jelas Ibnu Jamil.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.