Hari Persatuan P/KB GMIM, Ketua BPMS Pdt Adolf Wenas Ingatkan Falsafah Maesa-esaan dan Maleos-leosan
Chintya Rantung June 06, 2026 04:50 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh memberi pesan khusus kepada Pria/Kaum Bapa (P/KB) GMIM. 

Pesan itu disampaikannya saat menjadi khadim ibadah syukur Agung Hari Persatuan (Hapsa) P/KB GMIM di Gedung Mission Center, Ringroad Manado, Jumat 5 Juni 2026.

Dalam khotbahnya, ia mengingatkan tentang makna enam anak panah ekor burung manguni pada logo GMIM. 

Itu simbol dari falsafah hidup orang Minahasa, yakni Maesa-esaan; Matombol-tombolan; Masawang-sawangan; Maleos-leosan; Malinga-lingaan dan Maelus-elusan. 

"Ini falsafah yang harus jadi pedoman kita. Bersatu, baku-baku bae, baku-baku sayang, baku-baku kase inga dan seterusnya. Demikian pula Pria Kaum Bapa GMIM," kata Pendeta Adolf. 

Falsafah ini, kata Pendeta Adolf, sejalan dengan semboyan yang disampaikan Pahlawan Nasional Sam Ratulangi: Si Tou Timou Tumou Tou. Artinya: manusia hidup untuk memanusiakan (menghidupkan) manusia. 

"Kita harus bersatu. Sapu lidi seujung dia rapuh tapi kalau satu ikat, tidak bisa dipatahkan. Begitu juga kita warga GMIM," pesannya. 

Ia mengungkapkan, Firman Tuhan juga mengamanatkan agar gereja bersatu. Sebagaimana ayat Alkitab di Yohanes 13:21 yang berbunyi:

"Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."

Hari Persatuan P/KB harus dimaknai sebagai momen untuk memperkokoh jati diri, integritas warga GMIM. 

Bukan hanya sekadar seremonial dan perlombaan kesenian, budaya dan olahraga.

"Sebenarnya Hapsa menyadarkan kita P/KB di segala atas, emaat, wilayah dan Sinode hari bersatu. Jauhi sifat seperti Yudas dan orang Farisi," kata Pendeta Adolf. 

Hadir dalam peribadahan ini, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM, Pnt Maurits Mantiri dan jajaran; Wagub Sulut, J. Victor Mailangkay; para bupati dan wali kota di wilayah GMIM serta puluhan ribu bapak dari berbagai wilayah dan jemaat. 

Usai ibadah agung, peserta langsung tersebar ke jemaat-jemaat di lima wilayah yang menjadi tuan rumah Hapsa P/KB GMIM 2026.

Kegiatan Hapsa P/KB GMIM 2026 digelar tiga hari Jumat hingga Minggu, 5-7 Juni 2026 di Wilayah Manado Teling; Teling Tingkulu; Titiwungen; Sario dan Manado Tenggara. 

Dalam Hapsa P/KB 2026 ini digelar 32 lomba kesenian; budaya dan olahraga yang berlangsung di 26 jemaat.(ndo)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.