Wyland mengajukan gugatan pada hari Senin dengan menyatakan bahwa tindakan FIFA menutupi mural karyanya berjudul “Ocean Life” melanggar Undang-Undang Hak Visual Seniman (Visual Artists Rights Act), sebuah hukum di Amerika Serikat yang melindungi seniman dari perusakan karya seni mereka. Ia menuntut ganti rugi setidaknya sebesar US$25 juta.
Dalam pernyataan pada hari Selasa, FIFA menyatakan bahwa mereka “tidak terlibat sama sekali dalam hal ini dan mengarahkan semua pertanyaan terkait kepada panitia kota tuan rumah.” Panitia penyelenggara Piala Dunia di Dallas belum memberikan tanggapan terhadap permintaan komentar mengenai gugatan tersebut.
“Kasus ini berkaitan dengan integritas karya seni dan penegakan hukum,” ujar pengacara Wyland, Andrea Perez dari firma hukum Carrington Coleman Sloman & Blumenthal, dalam sebuah pernyataan. “VARA ada untuk memastikan bahwa karya dengan nilai budaya penting diperlakukan dengan rasa hormat dan kepedulian.”
Wyland melukis muralnya, yang juga dikenal dengan nama “Whaling Wall”, pada tahun 1999. Lukisan dinding tersebut menggambarkan paus, lumba-lumba, dan berbagai kehidupan laut lainnya di sisi gedung di pusat kota Dallas.
Dallas merupakan salah satu dari 16 kota tuan rumah untuk Piala Dunia FIFA yang akan dimulai akhir bulan ini. Gugatan tersebut menyebutkan bahwa panitia penyelenggara kota mengecat ulang mural tersebut pada bulan Mei tanpa menghubungi Wyland terlebih dahulu.
“Dalam upaya mereka untuk memanfaatkan sorotan internasional terhadap Dallas selama Piala Dunia FIFA, para tergugat dengan tergesa-gesa dan tanpa dapat diperbaiki telah menghancurkan sebuah landmark sipil,” demikian bunyi gugatan tersebut. “Meskipun FIFA mengklaim bahwa mereka sedang mengembangkan karya seni untuk kota tuan rumah, kenyataannya mereka telah merusak elemen bersejarah kota tersebut.”
Juru bicara pemilik gedung, Slate Asset Management, menyatakan bahwa panitia telah memberi tahu pihaknya bahwa seorang seniman lokal akan membuat instalasi baru di dinding tersebut dan bahwa Wyland telah diberitahu mengenai karya baru itu. Slate juga menjadi salah satu pihak tergugat dalam kasus ini.
Kasus ini tercatat dengan nama Wyland v. Federation Internationale de Football Association (FIFA), di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara Texas, dengan nomor perkara 3:26-cv-01794.