Amerika Serikat, salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026, akan menghadapi Jerman dalam laga persahabatan internasional bergengsi di Soldier Field, Chicago, pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 01.30 WITA waktu Lombok, NTB.
Dengan Piala Dunia yang tinggal menghitung hari, duel ini menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk menyempurnakan taktik dan persiapan akhir mereka.
Amerika Serikat datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menundukkan Senegal 3-2 dalam laga uji coba sebelumnya pada Minggu. Gol dari Sergino Dest dan Christian Pulisic sempat disamakan oleh dua gol Sadio Mane, namun Folarin Balogun memastikan kemenangan di babak kedua bagi tim asuhan Mauricio Pochettino.
Timnas Amerika Serikat tergabung di Grup D Piala Dunia bersama Paraguay (13 Juni), Australia (19 Juni), dan Turki (26 Juni).
Bermain sebagai tuan rumah, Amerika Serikat berada di bawah tekanan untuk tampil maksimal di turnamen ini. Uji coba melawan Jerman, yang dikenal dengan kualitas tinggi dan kedalaman skuadnya, menjadi tolok ukur penting untuk mengukur kesiapan menghadapi intensitas Piala Dunia.
Di sisi lain, Jerman datang ke laga ini dengan modal kemenangan meyakinkan 4-0 atas Finlandia dalam laga persahabatan di Mewa Arena, Mainz. Die Mannschaft tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, dengan Deniz Undav mencetak dua gol, sementara Florian Wirtz dan Jamal Musiala turut menyumbang gol.
Jerman selalu menjadi kandidat kuat di setiap edisi Piala Dunia, dengan catatan empat gelar juara dunia. Mereka tergabung di Grup E bersama Curaçao (14 Juni), Pantai Gading (20 Juni), dan Ekuador (25 Juni).
Jerman unggul dalam catatan head-to-head dengan delapan kemenangan dari 12 pertemuan, sementara Amerika Serikat meraih empat kemenangan. Tidak pernah terjadi hasil imbang antara kedua tim.
Pertemuan terakhir mereka terjadi pada Oktober 2023 di Stadion Pratt & Whitney, Rentschler Field, dengan kemenangan 3-1 untuk Jerman. Christian Pulisic sempat membawa Amerika unggul di menit ke-27, sebelum Ilkay Gundogan, Niclas Fullkrug, dan Jamal Musiala membalikkan keadaan.
Saat ini, Jerman menempati peringkat ke-10 dalam Peringkat Dunia FIFA, sedangkan Amerika Serikat berada di posisi ke-16.
Bek Amerika Serikat, Chris Richards, absen saat melawan Senegal karena cedera pergelangan kaki dan diragukan tampil karena baru mengikuti latihan individu pekan ini.
Pelatih Mauricio Pochettino mempertimbangkan untuk kembali ke formasi empat bek atau tetap dengan tiga bek — Tim Ream, Alex Freeman, dan Mark McKenzie — sementara Sergino Dest dan Antonee Robinson akan beroperasi sebagai bek sayap.
Kapten Christian Pulisic, yang mencetak gol melawan Senegal serta pada kekalahan dari Jerman tahun 2023, dipastikan menjadi starter. Penyerang AC Milan ini kemungkinan akan didampingi Ricardo Pepi dan Giovanni Reyna dari Borussia Monchengladbach.
Bagi Jerman, Deniz Undav meredakan kekhawatiran cedera setelah ditarik keluar lebih awal pada laga melawan Finlandia, di mana ia mencetak dua gol dan satu assist. Namun, ia kemungkinan tidak akan dimainkan melawan Amerika Serikat. Sementara kiper berusia 40 tahun, Manuel Neuer, masih dalam masa pemulihan cedera betis, sehingga Oliver Baumann akan tetap menjadi penjaga gawang utama.
Setelah tampil penuh dan mencetak gol melawan Finlandia, Jamal Musiala mungkin akan diistirahatkan untuk mengatur kondisi fisiknya. Florian Wirtz berpeluang menggantikan posisinya di nomor 10, sedangkan Jamie Leweling bisa mengisi sisi kiri serangan.
Kai Havertz, yang baru mencetak gol untuk Arsenal di final Liga Champions melawan PSG, sudah bergabung latihan pada Selasa dan berpotensi tampil. Namun, Nick Woltemade atau Maximilian Beier mungkin menjadi pilihan sebagai penyerang tengah.
Amerika Serikat: Turner; Freeman, Ream, McKenzie; Dest, McKennie, Adams, Robinson; Reyna, Pepi, Pulisic.
Jerman: Baumann; Kimmich, Tah, Schotterbeck, Brown; Goretzka, Pavlovic; Karl, Wirtz, Leweling; Woltemade.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, menerapkan strategi tekanan tinggi dengan memanfaatkan kreativitas pemain seperti Musiala dan Wirtz, mengandalkan transisi cepat untuk menciptakan peluang.
Amerika Serikat diprediksi akan bermain disiplin dengan blok pertahanan rapat, serta mengandalkan kecepatan Pulisic untuk menyerang balik.
Laga ini diproyeksikan berlangsung sengit, namun Jerman diperkirakan akan menang tipis.
Prediksi Skor: Amerika Serikat 1-2 Jerman
Duel ini diprediksi berlangsung menarik dengan tempo tinggi antara dua tim yang sama-sama sedang dalam performa bagus. Meski begitu, Jerman tetap difavoritkan untuk meraih kemenangan.
Amerika Serikat berpotensi menembus pertahanan Jerman, tetapi keunggulan kualitas dan kedalaman skuad membuat Die Mannschaft lebih diunggulkan untuk menang di laga pemanasan ini.
Prediksi Skor: Amerika Serikat 1-2 Jerman
Kebanyakan prediksi menempatkan Jerman sebagai favorit, namun laga persahabatan terakhir sebelum Piala Dunia sering menghadirkan kejutan. Fokus utama kedua pelatih kemungkinan adalah menjaga kebugaran pemain dan menguji taktik, bukan semata mengejar hasil.
Amerika Serikat memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri. Dukungan penuh publik Soldier Field dapat menjadi energi tambahan bagi skuad Mauricio Pochettino.
Dari segi kualitas individu, Jerman unggul berkat pemain seperti Florian Wirtz, Kai Havertz, Joshua Kimmich, Leon Goretzka, dan Jamal Musiala yang memiliki kreativitas tinggi. Namun, rotasi pemain bisa dilakukan Nagelsmann mengingat turnamen utama sudah dekat.
Amerika Serikat juga punya ancaman tersendiri lewat kecepatan dan agresivitas lini depan. Christian Pulisic dalam performa bagus, sementara Giovanni Reyna, Ricardo Pepi, dan Folarin Balogun bisa memanfaatkan ruang di belakang pertahanan tinggi Jerman.
Jerman kemungkinan akan mendominasi penguasaan bola, tetapi Amerika Serikat mampu mengimbangi lewat serangan balik cepat. Dengan kedua tim berusaha menjaga momentum tanpa mengambil risiko besar, hasil imbang tampak menjadi skenario yang realistis.
Prediksi Skor: Amerika Serikat 2-2 Jerman