Lennart Karl resmi dicoret dari skuad timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera saat sesi latihan di Chicago, Illinois, pada 5 Juni 2026.
Gelandang muda Bayern Muenchen berusia 18 tahun itu mengungkapkan kekecewaannya setelah dipastikan gagal tampil di ajang paling bergengsi tersebut.
Impian Karl untuk menjalani debut di Piala Dunia pupus hanya enam hari sebelum turnamen dimulai. Dalam latihan bersama timnas Jerman, ia mengalami cedera serius yang membuatnya harus menepi.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Karl mengalami robekan pada serabut otot paha kiri. Kabar tersebut menjadi pukulan berat bagi sang pemain yang tengah berada di puncak performanya.
Melalui unggahan di media sosial, Karl menyampaikan perasaan sedih dan kecewanya. Ia membagikan foto dirinya terbaring di lapangan dalam nuansa hitam-putih yang menggambarkan suasana hatinya.
Meski kecewa, Karl tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya di timnas Jerman untuk merebut kembali trofi Piala Dunia yang terakhir kali dimenangkan pada tahun 2014.
"Saya tidak tahu harus mulai dari mana," tulis Karl dalam unggahannya. "Rasanya sangat menyakitkan harus melewatkan turnamen terbesar di dunia."
"Saya sudah melakukan segala hal untuk bisa tampil sebaik mungkin di Piala Dunia, namun cedera datang di saat yang paling tidak tepat."
"Saya mendoakan kesuksesan sebesar-besarnya untuk tim dan tentu saja akan selalu mendukung mereka."
"Saya akan kembali lebih kuat, saya berjanji. Terima kasih atas semua pesan dukungan yang telah diberikan kepada saya."
Cedera ini menghentikan momentum luar biasa yang telah dibangun Karl sepanjang musim. Dalam musim penuh pertamanya bersama Bayern Muenchen, ia tampil gemilang dengan mencatatkan 9 gol dan 8 asis dari total 40 penampilan di berbagai kompetisi.
Gagal Berduet dengan Sang Idola
Gaya bermain Karl yang lincah, tubuh mungil, kaki kiri dominan, serta visi permainan tajam membuatnya sering dibandingkan dengan megabintang Argentina, Lionel Messi.
Julukan "Messi dari Jerman" bukan sekadar sensasi di dunia maya, melainkan pengakuan atas gaya bermainnya yang mirip dengan sang legenda.
Karl sendiri mengidolakan Messi sejak kecil, bahkan ia mengenakan pelindung tulang kering bergambar mantan bintang Barcelona tersebut di kaki kirinya.
"Dia adalah panutan saya sejak saya mulai bermain sepak bola," ujar Karl dalam wawancara sebelumnya.
Sayangnya, kesempatan untuk berada di satu panggung dengan idolanya di Piala Dunia 2026 kini sirna. Terlebih, Messi disebut akan menjadikan turnamen ini sebagai penampilan terakhirnya di Piala Dunia.
Dari pihak klub, Direktur Olahraga Bayern Muenchen, Max Eberl, turut menyampaikan simpati mendalam atas nasib malang yang menimpa pemain muda berbakat tersebut.
"Kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia secara mendadak tentu sangat menyakitkan, dan kabar ini mengejutkan semua orang di FC Bayern," ujar Eberl.
"Namun hal itu sama sekali tidak mengubah fakta bahwa Lenny memiliki bakat luar biasa, semangat tinggi, dan potensi besar."
"Dia benar-benar pantas tampil di Piala Dunia ini berkat musim profesional pertamanya yang luar biasa."
"FC Bayern akan memberikan dukungan penuh agar ia segera pulih dan kembali bermain. Kami semua tahu masih banyak turnamen besar menantinya di masa depan."
"Dia sudah menunjukkan semangat untuk bangkit dan berjanji akan kembali lebih kuat. Inilah sikap yang saya kagumi darinya, dan inilah semangat yang dibutuhkan di saat sulit seperti ini," tambah Eberl di laman resmi klub.