TRIBUNGORONTALO.COM – Polisi menangkap seorang perempuan berinisial AI (35) yang diduga membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkannya di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Perempuan yang diketahui berstatus janda itu diamankan aparat kepolisian pada Jumat (5/6/2026) setelah serangkaian penyelidikan mengarah kepadanya sebagai pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, mengatakan pelaku ditangkap saat berada di kawasan SMA Negeri 1 Juwana.
Baca juga: Cara Daftar Nobar Piala Dunia 2026 Resmi Gratis, Begini Syarat dan Ketentuannya
Menurut Dika, AI merupakan ibu rumah tangga yang telah memiliki empat orang anak. Bayi yang ditemukan warga di dalam tas belanja tersebut merupakan anak kelimanya.
"Statusnya janda anak empat. Bayi yang dibuang ini anak kelima," kata Dika saat memberikan keterangan pers, Jumat (5/6/2026).
Meski telah mengamankan terduga pelaku, polisi masih mendalami motif di balik tindakan tersebut. Hingga kini, AI disebut belum memberikan banyak keterangan kepada penyidik.
Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pati juga masih berupaya mengungkap identitas ayah biologis bayi yang ditemukan warga beberapa hari lalu.
Baca juga: Dibangun dari Jualan Kue Bertahun-tahun, Rumah Ismail di Gorontalo Ludes Terbakar
"Sampai saat ini pelaku masih diperiksa dan belum memberikan keterangan terkait siapa ayah biologis bayi tersebut," ujar Dika.
Kasus ini bermula dari penemuan seorang bayi laki-laki di sebuah gang di Desa Growong Kidul pada Senin (1/6/2026) siang.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Wagini (43) saat hendak mengambil barang belanjaan di rumah ketua RT setempat.
Saat melintas di lorong dekat rumahnya, Wagini melihat tas belanja berwarna biru dongker yang tergeletak di pinggir jalan. Karena curiga, ia kemudian mengajak warga lain bernama Tian Anggara Raharja untuk memeriksa isi tas tersebut.
Keduanya terkejut saat mendapati seorang bayi laki-laki berada di dalam tas dalam kondisi masih hidup. Bahkan, ari-ari bayi itu masih menempel sehingga diduga baru saja dilahirkan sebelum ditinggalkan.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga dan perangkat lingkungan setempat. Bayi kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Juwana AKP Mudofar mengatakan hasil pemeriksaan tenaga medis menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat.
Bayi laki-laki tersebut memiliki berat badan 3,8 kilogram dengan panjang tubuh 50 sentimeter dan saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Juwana.
Polisi terus mengembangkan penyelidikan guna melengkapi berkas perkara sekaligus mengungkap seluruh fakta di balik kasus penelantaran bayi yang sempat menggegerkan warga setempat tersebut.(*)