BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak sebut nama presenter Ruben Onsu, motif Sawendah minta maaf di media sosial disorot.
Sebelumnya, video yang diunggah mantan personel Cherrybelle itu muncul setelah dirinya menuai kritik.
Ini terjadi akibat konflik dengan mantan suaminya, Ruben Onsu, yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Sarwendah mengunggah video permintaan maaf melalui akun Threads miliknya setelah sejumlah potongan video saat dirinya meluapkan emosi yang diduga ditujukan kepada Ruben Onsu beredar luas di internet.
Adanya video tersebut memicu berbagai respons dari warganet hingga membuat Sarwendah banjir hujatan.
Kala polemik tersebut, ahli ekspresi Kirdi Putra turut memberikan analisisnya terhadap permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah.
Baca juga: Ruben Onsu Panen Cuan Usai Sarwendah Remehkan Nafkah Rp200 Juta, Peringkat 1 Penjualan di TikTok
Secara blak-blakan, Kirdi menilai permintaan maaf tersebut bukanlah bentuk penyesalan yang tulus, melainkan lebih menyerupai upaya menjaga citra di mata publik, khususnya para penggemarnya.
Kirdi mengawali analisanya dengan mempertanyakan apakah permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah benar-benar lahir dari ketulusan.
"Nah, jadi pertanyaannya, kalau kita mau bicara apakah kemudian dia beneran minta maaf atau tidak, saya akan bilang tidak," ujar Kirdi, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Kirdi, ada pola komunikasi yang membuatnya melihat video tersebut sebagai sebuah pertunjukan yang berorientasi pada citra.
"Ini adalah sebuah pertunjukan. Ini adalah sebuah drama teatrikal. Di mana, kalau teman-teman juga lihat, bahwa kalau dia bicara soal penggemar itu sampai lebih dari satu kali loh, beberapa kali loh, 'pada penggemar saya, pada penggemar saya'."
Ia kemudian menyoroti bahwa penyebutan mengenai penggemar muncul lebih dominan dibanding kelompok lain yang juga disebutkan dalam video tersebut.
"Sementara bahkan keluarganya, masyarakat, segala macam itu cuma satu kali, misalnya ya.
Kata-kata 'penggemar' paling banyak dia tampilkan. Bahwa sebetulnya yang paling penting di sini adalah penggemarnya ini."
Berdasarkan pengamatannya, hal itu menunjukkan adanya fokus yang lebih besar terhadap cara dirinya dipandang oleh para pendukungnya.
"Ini dia sedang, secara verbal, ingin menunjukkan tanpa dia sadari bahwa sebetulnya citra dia di mata penggemarnya itu lebih penting daripada permintaan maaf itu sendiri," jelasnya.
Selain menyoroti isi pernyataan, Kirdi juga menganalisis bahasa tubuh Sarwendah selama menyampaikan permintaan maaf tersebut.
"Terus kita lihat bahasa tubuh yang ditampilkan sama dia. Ketika di awal, Sarwendah posisi tangannya seperti ini nih, megang gini ya.
Kita perhatikan ketika momen saat-saat tertentu yang terjadi adalah ketika bicara tentang anak, enggak mau anak-anaknya terpapar segala macam lah, gitu kan. Itu makin kencang dia megangnya, makin kencang ketika bicara soal anaknya.
Kemudian mulai loose, mulai lepas, menandakan dia lebih santai ketika menjelang akhir. Itu wajar dong ya, menjelang akhir santai," terang Kirdi.
Namun menurut Kirdi, ekspresi nonverbal yang ditampilkan Sarwendah tidak menunjukkan perubahan emosi yang biasanya muncul ketika seseorang benar-benar sedang meminta maaf.
"Tetapi tolong sadari bahwa ketika dia menyampaikan permintaan maaf, yang kalau orang minta maaf dia sedang menekan egonya, itu juga tidak banyak perubahan.
Ketika orang menekan egonya, bisa dia marah, bisa dia sedih, bisa takut. Dan biasanya muncul dalam bentuk ekspresi, apakah itu gestur, apakah itu ekspresi wajah. Dan itu tidak terlalu terlihat.
Dan bagian terakhir, kalau lihat, dia ingin menampilkan sedih, tetapi tarikan garis bibirnya itu sebetulnya lebih cenderung agak hampir senyum."
Karena itu, Kirdi menilai terdapat ketidaksesuaian antara pesan yang disampaikan secara verbal dengan ekspresi nonverbal yang terlihat selama video berlangsung.
"Jadi buat saya, apa yang dia sampaikan, kata-kata verbal yang disampaikan itu tidak sinkron dengan nonverbal yang dia tampilkan. Nonverbalnya tadi gerakan tangan, tarikan bibir, dan sebagainya."
Pada akhirnya, Kirdi tetap berpegang pada kesimpulannya bahwa permintaan maaf tersebut lebih berfungsi untuk menjaga citra daripada menunjukkan penyesalan yang tulus.
"Jadi kalau ditanya sekali lagi, apakah ini adalah sebuah, katakanlah, permintaan maaf yang tulus? Jawabannya adalah bukan.
Ini adalah sebuah pertunjukan untuk menjaga citra dia di hadapan banyak orang," tegasnya.
Ia pun menilai sasaran utama dari pesan yang disampaikan Sarwendah lebih banyak ditujukan kepada para penggemarnya.
"Apakah penggemarnya yang jadi target lebih banyak? Ya, sesuai dengan pola yang ditampilkan oleh dia.
Jadi buat saya, sekali lagi maaf, tetapi permintaan maaf yang lebih baik sebetulnya bisa dia lakukan, tapi kebetulan tidak," pungkas Kirdi.
Melalui aplikasi Threads-nya, mantan member girlband Cherrybelle ini pun unggah permintaan maafnya.
"Halo semuanya, saya Sarwendah Tan melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal, pertama-tama izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya. Keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya," ujar Sarwendah dikutip Jumat (5/6/2026).
Diakui penyanyi 36 tahun ini sebagai seorang manusia, dirinya juga tidak luput dari kesalahan.
Sarwendah menyadari videonya saat meluapkan amarah lewat siaran langsung di sosial media itu kini membuat kegaduhan di ruang publik.
Ia juga mengakui kata-katanya yang kini viral dalam video tersebut kurang tepat.
"Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati," akunya.
Mantan ipar aktor Jordi Onsu ini, menyadari seharusnya konflik dengan sang mantan suami bisa diselesaikan dengan cara yang lebih baik.
"Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang. Lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak," tuturnya.
Atas kegaduhan yang kini terjadi, penyanyi dengan sapaan akrab Wenda ini pun meminta maaf kepada pihak-pihak yang ikut terdampak permasalahannya dengan presenter acara talkshow Brownis ini.
"Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," ujarnya.
Permintaan maaf itu juga disampaikan Wenda kepada kedua anaknya yang ikut merasakan dampak dari permasalahan yang kini sedang viral.
Sebagai seorang ibu, wanita yang pernah mengenyam pendidikan di Negeri China ini, berjanji akan terus merawat dan mengutamakan kebahagiaan untuk buah cintanya dari pernikahan dengan Ruben Onsu tersebut.
"Sebagai seorang ibu, saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat, dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka," tambahnya.
Tak hanya kepada kedua anaknya, Wenda turut menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besarnya yang juga ikut terkena imbas perseteruan dengan produser eksekutif film Bus Om Bebek ini.
"Kepada keluarga besar saya yang juga turut merasakan ketidaknyamanan, beban pikiran, karena hal ini, saya juga mohon maaf. Terima kasih telah menaruh pengertian, perhatian, dan kekuatan bagi saya," kata pelantun tembang Dilema ini.
Di akhir video itu Wenda juga meminta maaf kepada para penggemarnya.
Kekasih pengusaha Giorgio Antonio alias Papio ini juga mengungkap peranan penting penggemar bagi kariernya di industri hiburan Tanah Air.
"Kepada para penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya. Karena kalian, saya tidak pernah merasa sendirian. Besar rasa terima kasih saya ke kalian."
"Saya tidak tahu harus berkata apa lagi selain ucapkan terima kasih yang tulus ini. Temani saya terus ya dalam proses menjadi pribadi yang lebih baik," ungkapnya.
Dengan adanya permasalahan dengan mantan suaminya, Sarwendah mengaku tidak memiliki maksud untuk membuat penggemar dan keluarganya kecewa.
"Percayalah, saya tidak ingin mengecewakan kepercayaan yang. Telah kalian berikan selama ini," tandasnya.
Permasalahan dengan pria yang menikahinya di tahun 2013 ini membuat Sarwendah belajar menjadi pribadi yang jauh lebih bijak dalam berucap di ruang publik.
"Dan saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik," ujarnya lagi.
Kini Wenda pun berniat menyelesaikan permasalahan keluarga yang telah viral di jagat maya itu dengan kepala dingin.
"Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang, dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan."
"Saya percaya setiap perempuan memiliki penyelesaian yang masing-masing, saya memilih untuk menempuhnya dengan kepala dingin serta hati yang lebih lapang."
"Doa saya agar kita semua diberi ketabahan dan kebaikan ke depannya. Atas segala pengertian, dukungan dan kasih sayang,sekali lagi saya mengucapkan terima kasih," tutup Sarwendah.
Tabiat buruk Sarwendah mendadak dikuliti warganet setelah muncul postingan video siaran langsung saat ia meluapkan amarah diduga kepada mantan suaminya.
Dalam video yang viral di jagat maya itu, Wenda sempat menyatakan dirinya tidak butuh dana pendidikan Rp200 juta yang diberikan Ruben setiap bulan kepada anak-anaknya.
Video itu menjadi ramai sebab kalimat yang dilontarkan ibu dua anak itu terbilang sedikit kasar.
"Gue juga nggak butuh duit lu," ujar Sarwendah dengan ekspresi wajah kesal.
Menjadi satu bukti jika netizen kini ramai-ramai membela Ruben Onsu, penjualan sang presenter saat live di TikTok terbaru ini menembus peringkat 1.
Keadaan ini terjadi setelah uang nafkahnya Rp200 juta direndahkan oleh mantan istri, artis Sarwendah.
Bahkan Sarwendah sesumbar dirinya bisa mendapatkan uang Rp200 juta hanya dengan live affiliate setengah jam.
Hal ini diketahui berdasarkan penelusuran Banjarmasinpost.co.id pada Sabtu (6/6/2026) melalui postingan TikTok @haludrama2 yang membagikan rekaman video layar akun TikTok resmi Ruben Onsu, @rubenonsuofficial saat live berjualan mukena baru-baru ini.
Penjualan live Ruben Onsu di TikTok menembus peringkat ke-1. Sedangkan urutan kedua ada konten kreator Venny Alberto dan urutan ketiga ialah Babyoliv.
Bertepatan dengan momen tanggal kembar 6.6 ini penjualan Ruben Onsu menembus peringkat kesatu.
Warganet ramai-ramai membeli jualan ayah penyanyi Betrand Peto itu.
Sontak pencapaian Ruben Onsu ini membuat warganet merinding sebab kekuatan netizen membantu Ruben Onsu begitu nyata.
“Merinding, kekuatan netizen, penjualan ruben onsu menembus peringkat satu, “ terang dalam caption.
Warganet berbondong-bondong mendukung Ruben Onsu dengan membeli jualan sang artis.
Ini dikarenakan banyak yang simpati kepada Ruben akibat sebelumnya direndahkan oleh Sarwendah.
Terlihat, penonton yang menyaksikan live tersebut mencapai belasan ribu. Bahkan berjuta-juta like yang ia dapatkan sepanjang live tersebut.
@who am i: bahaya emang Tahajud itu.. langsung di kabulin dipermudah Allah.. MashAllah
@SayangNyaAku: Gua yg gapernah belanja online langsung belanja grgr ayah uben
@nissanswa: Percaya gak percaya , Do’a orang terdzolimi menembus langit.. merindinggg
@florencbeauty17: dari tadi bolak balik lihat S berharap live tp gk nongol. aduh apa gk sayang tu 200 jetong nya
@mineflow: Banyak yang kasih support sepanjang live dia tadi biasanya yg nonton live hanya ribuan tadi tembusan belasan ribu
@RISNSYIFA.art: Tadi ko ruben live mampir
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)