Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM -Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, akan gelar pawai bersama seluruh komunitas dan penggemar sepakbola yang mendukung negara-negara peserta piala dunia 2026 ini.
Konvoi bersama di Kota berjuluk Manise ini, digelar menjelang pembukaan turnamen piala dunia yang nantinya akan berlangsung pada 11 Juni hingga 11 Juli 2026.
Langkah pawai damai tersebut mendapat respon positif dari Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif yang tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menjaga persatuan dan sportivitas selama berlangsungnya turnamen.
“Kami mengapresiasi rencana Pemerintah Kota melakukan pawai damai bersama seluruh elemen masyarakat H- menjelang pembukaan Piala Dunia,” ujar Mourits kepada TribunAmbon.com.
Ia menilai pawai damai dapat menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan atmosfer sepak bola yang sehat, aman, dan penuh persaudaraan di Kota Ambon.
Baca juga: Sengketa RM Padang: Pelapor Tegaskan Punya Bukti Otentik yang Akan Dibuka ke Publik
Baca juga: Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, Tiga Pelaku Penganiayaan Kini Mendekam di Penjara
Selain itu, dapat menjadi ruang bagi para pendukung berbagai negara peserta untuk menunjukkan dukungan mereka secara tertib dan bermartabat tanpa harus menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
“Ini sangat baik karena bisa memberikan edukasi dan komitmen bersama bahwa Piala Dunia harus sukses, termasuk kegiatan nonton bareng yang harus berjalan lancar,” katanya.
Mourits berharap, pelaksanaan pawai damai nantinya dapat melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari komunitas suporter, organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dengan keterlibatan berbagai elemen tersebut, ia optimis semangat kebersamaan akan semakin terasa dan menjadi contoh positif bagi generasi muda.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan berbagai kegiatan pendukung Piala Dunia di Kota Ambon tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
“Sehingga tidak menimbulkan dampak bagi orang lain atau memunculkan perdebatan yang berlebihan. Yang terpenting adalah kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas tetap menjadi semangat utama,” pungkasnya.
Tentu pawai damai tersebut diharapkan menjadi momentum yang memperkuat citra Kota Ambon sebagai Kota yang harmonis, toleran, dan mampu menjadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persatuan masyarakat. (*)