Pengakuan Dua Pelaku Penikaman di Kawasan Pasar 45 Manado, Dibeber Polisi Awal Mulanya
Alpen Martinus June 06, 2026 07:51 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Kedua pelaku penikaman mengakui perbuatan mereka ke penyidik Polresta Manado.

Mereka berdua adalah BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23) pelaku penikaman terhadap seorang sopir benama Pheyy hingga tewas.

Penikaman terjadi di Kawasan Pasar 45 Manado, tepatnya depan Jumbo Swalayan, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca juga: Nama 2 Pelaku Penikaman di Kawasan Pasar 45 Manado, Ternyata Mereka dan Korban Sesama Sopir

Usai melakukan penikaman, mereka berdua langsung ke Polresta Manado untuk menyerahkan diri.

Pengakuan versi dua pelaku dibeber oleh polisi.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto, saat dikonfirmasi via telepon menjelaskan kronologi kejadian.

Menurut Kasat, awalnya kedua pelaku sedang membawa angkutan umum (mikro) kemudian dicegat oleh korban dan langsung melakukan menganiaya kepada pelaku dengan cara memukul wajah pelaku.

Akibat hal tersebut pelaku kembali pulang kemudian korban menghubungi pelaku untuk kembali ke Tempat Kejadian Perkara.

(TKP) dengan tujuan menyelesaikan masalah untuk damai.

Namun, saat kedua pelaku kembali ke TKP korban langsung menyerang menggunakan senjata tajam jenis pisau ke arah salah satu pelaku namun berhasil ditangkis dan kemudian kedua pelaku langsung membalas menikam korban berulang-ulang kali.

“Hal ini berdasarkan pengakuan kedua pelaku saat dilakukan pemeriksaan,” tutur Kasat.

Kata Kasat, setelah melakukan penikaman kedua pelaku langsung datang dan menyerahkan diri ke Polresta Manado.

“Mereka juga membawa senjata tajam yang dipakai untuk melakukan penikaman,” jelasnya.

Elwin mengungkapkan, baik korban maupun pelaku sama-sama bekerja sebagai supir mikro di Manado.

“Sama-sama sopir mikro jadi mungkin saling kenal,” tandasnya.

Mantan Kapolsek Malalayang ini memastikan pihaknya akan memproses kasus ini hingga tuntas.

“Pasti karena kalau terbukti melanggar hukum kita proses,” pungkasnya. 

Korban kemudian dibawa rumah sakit untuk mendatkan penanganan lantaran luka tikam.

Namun akhirnya meninggal dunia. (FER)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.