Kylian Mbappe menyatakan keinginannya untuk menghadapi Cristiano Ronaldo atau Neymar pada gelaran Piala Dunia 2026 mendatang.
Penyerang Tim Nasional Prancis sekaligus bintang Real Madrid itu mengungkapkan pemain yang ingin dihadapinya dalam turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sejak tampil pertama kali di Piala Dunia 2018, Mbappe sudah berhadapan dengan banyak pemain papan atas dunia. Ia pernah melawan Lionel Messi, Eden Hazard, Luka Modric, Luis Suarez, Harry Kane, dan Robert Lewandowski bersama Timnas Prancis.
Dalam setiap pertemuan dengan para pemain bintang itu, Mbappe sering kali mampu tampil lebih menonjol secara individu di pentas Piala Dunia.
Pada edisi 2018, Mbappe mencetak dua gol ke gawang Argentina yang diperkuat Messi di babak 16 besar, serta menambah satu gol saat melawan Kroasia yang dipimpin Modric di partai final.
Sementara di Piala Dunia 2022, mantan penyerang Paris Saint-Germain tersebut sukses mencetak tiga gol atau hattrick ke gawang Argentina asuhan Messi di final, meski akhirnya Prancis kalah dalam adu penalti.
Setelah menghadapi banyak pemain besar dunia, Mbappe masih memiliki keinginan untuk menantang dua bintang sepak bola lainnya di Piala Dunia 2026.
Ia mengaku ingin melawan salah satu dari Cristiano Ronaldo atau Neymar. Menurutnya, kedua pemain itu kemungkinan besar akan memainkan Piala Dunia terakhir mereka.
“Saya sudah bertemu banyak pemain di Piala Dunia. Mungkin saya ingin menghadapi Cristiano,” ujar Mbappe dalam sesi tanya jawab di kanal YouTube Sorare.
“Karena saya pikir ini akan menjadi Piala Dunia terakhirnya, begitu juga dengan Neymar.”
“Salah satu dari dua pemain itu ingin saya hadapi karena mereka mungkin tidak akan bermain lagi di Piala Dunia,” tambahnya.
Keinginan Mbappe tersebut baru dapat terwujud di fase gugur, mengingat Prancis, Portugal, dan Brasil berada di grup yang berbeda.
Untuk bisa bertemu Ronaldo atau Neymar lebih cepat, dibutuhkan skenario tertentu. Misalnya, Prancis lolos sebagai juara Grup I, sementara Brasil dan Portugal menjadi runner-up Grup C dan Grup K.
Kondisi itu akan menempatkan ketiga tim di bagan yang sama, sehingga pertemuan Mbappe dengan Neymar atau Ronaldo bisa terjadi di perempat final atau semifinal.
Namun, jika Brasil dan Portugal masing-masing keluar sebagai juara grup, maka kemungkinan pertemuan Mbappe dengan kedua bintang tersebut baru bisa terjadi di partai final atau perebutan tempat ketiga.
Dilihat dari pembagian grup, Brasil dan Portugal memiliki peluang besar lolos sebagai juara grup karena tergabung di grup yang relatif ringan. Brasil akan bersaing dengan Maroko, Haiti, dan Skotlandia di Grup C, sementara Portugal berada satu grup dengan Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia di Grup K.
Sementara itu, Prancis harus bekerja keras karena berada di Grup I yang tergolong berat bersama Senegal, Norwegia, dan Irak. Meski begitu, dengan catatan mampu menembus final pada dua edisi terakhir Piala Dunia (2018 dan 2022), Les Bleus tetap difavoritkan lolos ke babak gugur tanpa kesulitan berarti.