TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari, di tengah antusiasme masyarakat menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengaku menjagokan Belanda.
Dukungan itu bukan hal baru bagi Raditya, ia mengaku sudah lama menjadi penggemar berjuluk De Oranje tersebut.
Apalagi, jersei Belanda memiliki warna sama dengan Persija, yaitu Oranye.
“Saya dukung yang warnanya sama kayak Persija, oranye. Belanda,” ucapnya penuh semangat, Sabtu (6/6/2026).
Radit bercerita, kecintaannya terhadap Belanda sudah berlangsung sejak lama.
Saat masih kecil, ia mengaku terpukau dengan ‘Total Football’ yang dimainkan Belanda.
Pemain seperti Marco van Basten, Ruud Gullit, hingga Frank Rijkaard pun sangat diiolakan oleh Radit.
“Dari dulu memang saya senang dengan Belanda,” ujarnya.
Radit berharap, Belanda mampu mengakhiri penantian panjang dan meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya.
Sebab meski sejak dulu bertabur pemain bintang, Belanda belum pernah meraih trofi emas piala dunia.
Capaian terbaik Belanda hanya finish sebagai runner-up pada tiga edisi piala dunia, yaitu 1974, 1978, dan 2010.
“Kasihan, Belanda belum pernah menang (piala dunia). Mudah-mudahan tahun ini bisa menang,” tuturnya.
Menjelang bergulirnya piala dunia, euforia mulai terasa di berbagai daerah, tak terkecuali di Jakarta.
Acara nonton bareng (nobar) pun sudah disiapkan di sejumlah lokasi, seperti di Jakarta International Stadium (JIS) hingga pasar-pasar tradisional.
Bahkan, ajang pameran multiproduk Jakarta Fair 2026 juga akan menyiapkan spot khusus untuk nonton bareng.
Raditya menilai, euforia tersebut merupakan hal yang positif karena dapat menjadi hiburan bagi masyarakat di tengah aktivitas sehari-hari.
“Baguslah, di tengah kesibukan kita, ada satu kegiatan yang bisa membuat kita sejenak lupa dan bersama-sama menikmati olahraga,” tuturnya.