SURYAMALANG.COM, JEMBER - Warga Dusun Rowo, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur geger setelah seorang pencari kayu bakar menemukan kerangka manusia berserakan.
Kerangka manusia itu ditemukan di kawasan perbukitan curam Gumuk Tengu, pada Kamis (4/6/2026) sore.
Polisi yang turun ke lokasi kejadian tidak hanya mengevakuasi tulang-belulang tersebut, melainkan juga mengamankan sebuah tas hitam berisi SIM C atas nama Wardoyo, warga Kecamatan Ambulu, Jember.
Kepala Dusun Rowo Desa Gambiran, Ahmadi menuturkan kerangka manusia itu pertama kali ditemukan oleh seorang pencari kayu bakar.
Saat ditemukan oleh warga, kerangka tersebut berada di area perbukitan yang curam dan lokasinya terbilang jauh dari permukiman.
Tidak jauh dari posisi tulang-belulang, seutas tali berwarna biru juga ditemukan di bagian atas lereng bukit.
Baca juga: 2 Maling Bobol Rumah Eks Wali Kota Surabaya Raden Soekotjo, Cuma Dapat Pulpen Parker
Namun, karena kondisi cuaca dan situasi di lapangan ketika itu sudah gelap, warga tidak bisa langsung bertindak.
Mereka baru melaporkan penemuan mengerikan itu ke pihak perangkat desa pada keesokan harinya.
Laporan dari warga tersebut oleh perangkat desa kemudian langsung diteruskan ke Polsek Kalisat untuk penanganan lebih lanjut.
Menurut Kapolsek Kalisat Iptu Ika Mufid Dati, penemuan kerangka manusia itu resmi dilaporkan kepada pihaknya pada Jumat (5/6/2026).
Begitu menerima laporan, aparat kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan tindakan pertama di TKP.
"Setelah kami mendapatkan laporan dari masyarakat, kami teruskan juga ke Inafis Polres Jember, lalu bersama melakukan evakuasi," ujar Ika Mufid, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Inspektorat Cs Turun Tangan, Polemik TKD Pandanlandung Malang Belum Tukar Guling Baru Musdes
Ketika petugas tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan awal, kondisi kerangka manusia tersebut sudah dalam keadaan berserakan di dalam tanah.
Selain menemukan kerangka, polisi juga menemukan barang bukti lain berupa satu buah jaket dan sebuah tas berwarna hitam.
Setelah diperiksa secara saksama, di dalam tas hitam tersebut ternyata tersimpan sebuah kartu identitas berupa SIM C atas nama Wardoyo, yang tercatat sebagai warga Dusun Krajan RT 1 RW 16, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.
Selanjutnya, polisi langsung mengevakuasi seluruh kerangka tersebut untuk dilakukan proses identifikasi lebih mendalam.
Selama proses evakuasi berlangsung, pihak kepolisian menegaskan tidak menemukan kendala yang berarti dari segi teknis.
Namun, tim gabungan di lapangan harus dihadapkan pada tantangan medan gumuk alias perbukitan yang jalurnya terus menanjak dan menguras stamina.
Kini, fokus utama pihak kepolisian adalah mencocokkan data medis kerangka dengan kartu identitas yang ditemukan di dalam tas milik korban di tempat kejadian perkara.
Baca juga: Proyek Bongkar Ratoon Rp 4,9 M di Malang Sasar Lahan Sengketa, Fraksi Gerindra Minta Kaji Ulang
"Kami menunggu hasil identifikasi apakah identitasnya sama seperti dalam kartu identitas yang ditemukan," imbuh Ika Mufid.
Selain berupaya memastikan kebenaran identitas korban, pihak kepolisian saat ini juga masih menunggu hasil identifikasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur kerangka.
Langkah medis ini sangat krusial dilakukan untuk mengetahui secara pasti kapan perkiraan waktu kematian orang tersebut sebelum akhirnya ditemukan berserakan di dalam tanah.