Menjelang Piala Dunia 2026, mantan kapten tim nasional Inggris, John Terry, mengungkapkan pandangannya terkait komposisi skuad Inggris yang dipilih oleh pelatih Thomas Tuchel. Terry menilai ada tiga pemain penting yang seharusnya dibawa untuk memperkuat The Three Lions dalam turnamen besar tersebut.
Terry mengaku meragukan peluang Inggris di ajang Piala Dunia 2026 setelah Tuchel tidak memasukkan tiga nama dalam daftar 26 pemain yang akan dibawanya. Inggris sendiri tergabung di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama, dan diprediksi harus menghadapi jalan berat untuk mencapai babak final.
Banyak perdebatan muncul setelah keputusan Tuchel yang memilih untuk menurunkan tim terbaik menurut versinya, bukan sekadar kumpulan pemain paling berbakat. Hal ini menimbulkan reaksi dari berbagai pihak, termasuk Terry yang memiliki 78 caps bersama timnas Inggris.
John Terry Pertanyakan Tiga Pemain yang Tak Masuk Skuad Inggris
Dalam pernyataannya di kanal TikTok pribadinya, legenda Chelsea itu menilai ada beberapa keputusan yang cukup mengejutkan dari Tuchel. Ia menyebut Harry Maguire dari Manchester United seharusnya tetap menjadi bagian dari skuad Inggris.
“Beberapa keputusan besar diambil dan sejumlah pemain penting tidak dipanggil. Yang pertama, Harry Maguire, 100 persen akan masuk dalam tim Inggris saya,” ujar Terry. “Terlepas dari apakah dia bermain sebagai starter atau tidak, saya yakin dia sangat penting dalam situasi bola mati. Dia punya banyak pengalaman bermain di level tertinggi bersama Manchester United.”
Maguire sebelumnya menjadi andalan di lini pertahanan Inggris pada Euro 2020 dan dua edisi Piala Dunia terakhir. Namun, ia harus absen di Euro 2024 karena cedera dan kini dicoret dari skuad oleh pelatih baru.
Terry juga menilai dua pemain lain, Cole Palmer dan Phil Foden, layak masuk skuad karena kualitas mereka. Menurutnya, kedua pemain tersebut mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
“Cole Palmer adalah tipe pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Saya tahu Palmer dan Foden musim ini tidak dalam performa terbaik, tapi saya tetap akan membawa pemain terbaik saya ke Piala Dunia, dan keduanya termasuk di dalamnya,” ujar Terry. “Dalam laga-laga besar, pemain seperti mereka bisa menciptakan momen ajaib yang menentukan hasil pertandingan.”
Terry Ungkap Kekhawatiran Terhadap Peluang Inggris
Melihat daftar 26 pemain yang dibawa ke Amerika Serikat, Terry menilai hanya sekitar 13 atau 14 pemain yang realistis bisa menjadi starter di laga-laga penting. “Saya melihat skuad ini, dan mungkin hanya 13 atau 14 pemain yang benar-benar bisa jadi starter. Melihat pemain pelapisnya, saya sedikit khawatir,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengalaman pemain sangat dibutuhkan dalam turnamen sebesar Piala Dunia. “Sebagai manajer top, Anda harus membawa pemain terbaik. Palmer sudah punya pengalaman di turnamen besar, bahkan mencetak gol penentu di final Eropa. Momen besar butuh pemain besar,” tegasnya.
Fans di Kotim Jagokan Brasil dan Prancis
Sementara itu, di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 juga mulai terasa. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kotim, Muslih, mengaku tak sabar menantikan pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
Menurut Muslih, Piala Dunia selalu menyuguhkan kejutan dan cerita menarik. Ia pun sudah mulai memprediksi negara-negara yang berpotensi tampil kuat di turnamen kali ini. Dari banyak peserta, Muslih menjagokan Brasil dan Prancis sebagai dua tim dengan peluang besar untuk melangkah jauh.
“Kalau saya masih menjagokan Brasil dan Prancis. Permainan mereka merata dan kualitas pemainnya bagus di semua lini,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
Ia menilai kekuatan Brasil terletak pada kedalaman skuad. Selain Neymar, Tim Samba juga memiliki sederet pemain muda berbakat seperti Vinicius Junior yang bisa menjadi pembeda di pertandingan penting.
Dari kubu Prancis, Muslih menyebut Kylian Mbappe masih menjadi pemain paling berpengaruh. Namun, kekuatan Les Bleus tidak hanya bergantung pada satu pemain, karena hampir seluruh lini mereka diisi pemain bertalenta tinggi.
Meski begitu, Muslih menilai tantangan terbesar bagi tim-tim unggulan justru ada pada kemampuan menjaga kekompakan dan mengendalikan ego para pemain. “Biasanya tim dengan banyak bintang punya tantangan soal ego. Pelatih harus pintar mengelola itu,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan di Piala Dunia sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama: keberuntungan dan pengendalian ego pemain. “Tim sebagus apa pun kalau tidak beruntung, sulit jadi juara. Begitu juga kalau ego pemain tidak terkendali, bisa mengganggu permainan tim,” jelasnya.
Selain itu, faktor seperti dukungan suporter, kondisi fisik, strategi pelatih, dan situasi pertandingan juga berperan meski sifatnya sebagai pendukung. “Yang paling penting tetap kekompakan tim dan momentum keberuntungan selama turnamen,” tambahnya.
Meski banyak yang menjagokan Portugal dengan Cristiano Ronaldo yang mungkin tampil di Piala Dunia terakhirnya, Muslih tetap yakin Prancis akan keluar sebagai juara berkat kualitas dan regenerasi pemain mereka. “Kalau perhitungan saya, tahun ini jatahnya Prancis. Portugal bagus, tapi Prancis punya peluang paling besar,” tutupnya.
Grup Piala Dunia 2026:
Grup A: Meksiko, Korea Selatan, Afrika Selatan, Ceko
Grup B: Kanada, Swiss, Qatar, Bosnia
Grup C: Brasil, Maroko, Skotlandia, Haiti
Grup D: Amerika Serikat, Australia, Paraguay, Turki
Grup E: Jerman, Ekuador, Pantai Gading, Curacao
Grup F: Belanda, Jepang, Tunisia, Swedia
Grup G: Belgia, Iran, Mesir, Selandia Baru
Grup H: Spanyol, Uruguay, Arab Saudi, Tanjung Verde
Grup I: Prancis, Senegal, Norwegia, Irak
Grup J: Argentina, Austria, Aljazair, Yordania
Grup K: Portugal, Kolombia, Uzbekistan, Republik Demokratik Kongo
Grup L: Inggris, Kroasia, Panama, Ghana