HPSL Jakarta Temukan Juara, Basis Sepak Bola Putri Makin Meluas
Putri Annisa Maharani June 06, 2026 08:33 PM

HPSL
Dari kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy sukses menjadi kampiun dengan torehan total 90 poin sebagai pemuncak klasemen.

BOLASPORT.COM - HYDROPLUS Soccer League (HPSL) Jakarta memiliki peran strategis dalam memperluas basis pemain sepak bola putri Indonesia.

HPSL Jakarta 2025/2026 telah menemukan juara sekaligus melengkapi daftar tim yang lolos ke putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.

Dari kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy sukses menjadi kampiun dengan torehan total 90 poin sebagai pemuncak klasemen.

Sementara Putri JP Jakarta berhasil memastikan dominasinya di sektor U-18 dengan koleksi 54 poin. Kedua tim juara tersebut belum pernah menelan kekalahan sepanjang liga bergulir selama total 30 pekan (U-15) dan 18 pekan (U-18) dari Oktober 2025 hingga Juni 2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat.

Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan Jakarta menjadi kota terakhir yang melengkapi rangkaian penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League musim 2025/2026 setelah Surabaya, Bandung, dan Kudus.

Ia bersyukur kompetisi yang digelar di empat regional mampu menghadirkan persaingan yang kompetitif sekaligus memperluas kesempatan bertanding bagi pesepak bola putri usia muda.

Teddy mengapresiasi semangat dan konsistensi para atlet yang mampu menjaga performa sepanjang kompetisi berlangsung. 

"Regional Jakarta ini merupakan peserta terbanyak dibanding tiga regional lainnya. Ada 16 tim untuk U-15 dan 10 tim di U18," kata Teddy.

"Sementara dari segi kualitas kami melihat dari pekan pertama sampai saat ini sangat jauh meningkat."

"Karena setiap pekan mereka bertanding, dan sebelum pertandingan berlatih tiga sampai empat kali."

"Menjalani kompetisi liga selama kurang lebih enam bulan tentu bukan hal yang mudah."

"Kami melihat semangat, daya juang, dan komitmen yang luar biasa dari para atlet."

"Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membentuk kemampuan teknis, karakter, disiplin, dan mental juara yang dibutuhkan untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan," ujar Teddy.

Teddy melanjutkan, bahwa Bakti Olahraga Djarum Foundation berkomitmen memperkuat ekosistem sepak bola putri Indonesia melalui rangkaian kompetisi yang saling terhubung dan berkesinambungan.

Dimulai dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 (23-28 Juni), berlanjut ke HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 (5-12 Juli), dan ditutup dengan Srikandi Merdeka Cup (14-23 Agustus) yang akan diikuti negara-negara Asia seperti Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, dan Indonesia.

Dirinya berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan PSSI maupun pihak terkait dapat terus berlanjut untuk mendorong kemajuan sepak bola putri Indonesia.

"Kami berupaya menghadirkan jalur pembinaan yang jelas bagi atlet putri."

"Harapannya para pemain mendapatkan pengalaman kompetitif yang berjenjang sehingga mampu mengembangkan bakat dan kemampuan mereka secara optimal."

"Sinergi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem sepak bola putri yang kuat."

"Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak atlet putri Indonesia yang berkembang dan mampu berprestasi di level yang lebih tinggi," kata Teddy menambahkan.

Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menilai HYDROPLUS Soccer League memiliki peran strategis dalam memperluas basis pemain sepak bola putri Indonesia sekaligus menjadi salah satu wadah pemantauan bakat bagi tim nasional.

Menurutnya, keberadaan kompetisi dengan format liga memberikan kesempatan bagi pemain untuk berkembang secara berkelanjutan melalui jam terbang yang konsisten sepanjang musim.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap HYDROPLUS Soccer League dan Djarum Foundation yang sudah membuat program ini menjadi nyata," ungkap Vivin.

"Kita tidak bisa memungkiri kompetisi khusus putri sangat jarang dan ini dimulai dengan sangat baik."

"Korelasi sangat erat terhadap perkembangan sepak bola putri secara keseluruhan dan kita berharap dengan ajang seperti ini menemukan talent-talent berbakat yang tentunya merupakan sumbangan yang sangat baik untuk talent pool di Timnas Putri Indonesia,” ujar Vivin. 

Vivin melanjutkan, bahwa kompetisi seperti ini memungkinkan pemain menunjukkan kualitas mereka secara konsisten karena berlangsung dalam format liga, bukan hanya turnamen singkat.

“Sudah ada beberapa yang sudah kita monitor dan beberapa yang sudah bergabung di timnas U-17 dan kami berharap semakin banyak pemain yang kita temukan dan ajak bergabung baik di timnas junior maupun senior."

"Liga seperti ini membuat gairah sepak bola putri bangkit. Dan yang dari pelosok daerah mulai punya kesempatan untuk berkompetisi,” tutup Vivin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.