Resahkan Warga Talamau Pasaman Barat, BKSDA Pasang Kandang Jebak untuk Evakuasi Beruang Madu
Rezi Azwar June 06, 2026 11:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Kemunculan seekor beruang madu di sekitar perkebunan dan permukiman warga di Jorong Benteng, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, meresahkan masyarakat setempat.

Kepala Resort Pasaman BKSDA Sumbar, Edi Susilo membenarkan terkait beruang madu yang muncul di permukiman masyarakat tersebut.

Kata dia, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kemunculan satwa tersebut pada Jumat (5/6/2026) sekira pukul 13.00 WIB.

"Tim BKSDA Resor Pasaman menerima laporan kemarin, terkait kemunculan beruang madu," kata Edi Susilo, Sabtu (6/6/2026).

Setelah menerima laporan tersebut, RKW I Pasaman melaporkannya kepada Kepala SKW I untuk tindak lanjut penanganan.

Baca juga: Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar di Napar Payakumbuh, Lima Armada Dikerahkan

Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan Wali Nagari setempat untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan penanganan.

Pada Sabtu (6/6/2026), petugas BKSDA melakukan verifikasi ke lapangan yang didampingi langsung oleh masyarakat yang berkebun di sekitar lokasi kemunculan beruang madu.

"Lokasi kemunculan satwa ini berada di kawasan areal penggunaan lain (APL) yang dimanfaatkan sebagai perkebunan campuran dan berada memang dekat dengan permukiman warga," sebutnya.

Saat melakukan pengecekan di lapangan, tim menemukan sejumlah tanda keberadaan satwa berupa bekas cakaran, jejak, serta sisa makanan yang berserakan.

Berdasarkan informasi saksi mata, beruang madu tersebut sering muncul pada malam hari dan memakan ternak ayam milik warga.

Baca juga: Kecelakaan di Panorama 2 Sitinjau Lauik, Arus Lalu Lintas Padang-Solok Buka Tutup Malam Ini

"Sehingga usai kemunculan, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi menjadi terganggu dan menimbulkan keresahan," terang Edi.

Ia menyebut, petugas telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Petugas juga meminta warga untuk tidak beraktivitas hingga malam hari serta tidak keluar ruangan seorang diri di sekitar lokasi kemunculan satwa.

"Kita sudah melakukan imbauan untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi, agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Baca juga: Gempa Magnitudo 2,1 Guncang Pasaman Barat Sabtu 6 Juni 2026, Kedalaman 10 Km

Sebagai langkah penanganan, petugas bersama masyarakat telah memasang dua kandang jebak di lokasi yang diduga sering dilalui dan menjadi area kemunculan beruang madu.

Ia menambahkan, petugas bersama masyarakat akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memantau pergerakan satwa agar tidak masuk ke kawasan permukiman warga.

"Kita sudah pasang kandang jebak, dan nantinya petugas akan terus melakukan pemantauan berkala bersama masyarakat sekitar," tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.