St. Petersburg, Rusia (ANTARA) - Rusia dan China akan segera memproduksi beberapa film sejarah bersama, kata Menteri Kebudayaan Rusia Olga Lyubimova kepada RIA Novosti dalam sebuah wawancara.

"Beberapa film sejarah lainnya saat ini sedang dalam tahap produksi bersama dan sedang mempersiapkan pengambilan gambar," kata Lyubimova di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF).

Film perdana produksi bersama Rusia-China yang mendapatkan status nasional di kedua negara adalah "Red Silk" yang disutradarai oleh Andrey Volgin, yang tayang perdana di Beijing pada 2025.

Film ini menampilkan Milos Bikovic, Gleb Kalyuzhny, dan Yelena Podkaminskaya, bersama Zheng Hanyi, Yang Zihua, dan Huang Haonan.

Sementara sekuel dari film tersebut yang berjudul "Black Silk" dijadwalkan akan tayang perdana pada 2027.

SPIEF 2026 berlangsung pada tanggal 3-6 Juni. Media RIA Novosti adalah mitra informasi resmi dalam penyelenggaraan forum tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA