Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Suasana senja yang syahdu di sekitar gerbang Universitas Lampung (Unila) mendadak berubah mencekam.
Baca juga: 7 Pemain Odong-odong Tersengat Listrik Akibat Kabel Menjuntai, 3 Tewas
Menjelang kumandang azan magrib berkumandang, seorang pekerja yang tengah berpeluh keringat menyambung kabel listrik di sebuah coffee shop tiba-tiba tersengat arus listrik bertegangan tinggi hingga tak sadarkan diri.
Insiden menegangkan yang nyaris merenggut nyawa ini terjadi di satu di antara kedai kopi yang berlokasi tepat di depan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Unila, Sabtu (6/6/2026).
Komandan Satpam Unila, Akhwan, menceritakan bahwa peristiwa itu berlangsung begitu cepat di saat aktivitas warga sekitar kampus mulai melambat menyambut waktu salat.
Saat itu, korban bersama beberapa rekannya tengah sibuk melakukan instalasi untuk menambah daya listrik demi menopang operasional coffee shop, yang kerap jadi tempat nongkrong mahasiswa tersebut.
"Jadi mereka itu melakukan penambahan daya di salah satu coffee shop di sekitar Unila, menjelang magrib kejadiannya. Pekerja tersebut mengambil jalur listrik ke coffee shop tersebut," ujar Akhwan saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026) malam.
Sengatan listrik yang mendarat di tubuh korban sempat membuat suasana di sekitar lokasi riuh. Beruntung, mukjizat masih berpihak pada sang pekerja.
Meski sempat melewati momen kritis dan membuat syok rekan kerjanya, nyawa pria malang tersebut berhasil diselamatkan.
"Alhamdulillah korban tidak meninggal, korban juga saat ini sudah sadar atau siuman," ungkap Akhwan dengan nada lega.
Kabar baik mengenai kondisi korban juga dipertegas oleh pihak kepolisian yang langsung menerjunkan personel ke lokasi begitu menerima laporan.
Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan korban kini sudah berangsur pulih pasca-insiden traumatis tersebut.
"Anggota kami sudah mengeceknya ke lokasi dan alhamdulillah orangnya sudah sehat dan sadarkan diri," kata AKP Ono.
Belajar dari detik-detik mendebarkan yang hampir berujung maut ini, AKP Ono Karyono memberikan imbauan menyentuh bagi seluruh pekerja lapangan maupun masyarakat umum.
Ia mengingatkan bahwa kelalaian sekecil apa pun saat berurusan dengan setrum bisa berakibat fatal bagi keluarga yang menunggu di rumah.
"Masyarakat harus tetap berhati-hati saat berurusan dengan kelistrikan. Diharapkan prinsip safety first atau mengutamakan keselamatan kerja selalu menjadi yang utama," pungkasnya mengingatkan.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)