Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Kondisi cuaca di wilayah perairan Sabang diperkirakan kondusif, Minggu (7/6/2026), sehingga aktivitas pelayaran lintasan Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya dapat berlangsung normal.
Kondisi ini dinilai penting untuk menjaga mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas pariwisata yang bergantung pada jalur penyeberangan laut
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, ST, MP, mengatakan kondisi cuaca di wilayah perairan Sabang secara umum aman dan masih mendukung aktivitas pelayaran.
Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, cuaca di lintasan Sabang-Banda Aceh diperkirakan berawan tebal dengan arah angin bertiup dari barat daya hingga barat dengan kecepatan berkisar 10 hingga 15 knot.
Sementara tinggi gelombang berada pada kategori sedang, yakni antara 1,25 hingga 2,5 meter.
"Kondisi cuaca secara umum masih aman dan mendukung aktivitas pelayaran," kata Teguh.
Meski gelombang berada pada kategori sedang, kondisi tersebut masih berada dalam batas aman untuk operasional transportasi laut.
Karena itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui jalur penyeberangan Sabang-Banda Aceh tidak perlu khawatir terhadap gangguan cuaca yang signifikan.
Kondisi cuaca yang stabil juga menjadi penopang penting bagi konektivitas Pulau Weh dengan daratan Aceh. Jalur laut selama ini menjadi akses utama bagi pergerakan penumpang maupun distribusi berbagai kebutuhan pokok menuju Sabang.
Sementara itu, Kepala PT Sakti Inti Makmur (SIM) Cabang Sabang, Rudi, memastikan operasional kapal cepat berjalan normal sesuai jadwal. Untuk Minggu (7/6/2026), kapal cepat melayani tiga trip dari Banda Aceh menuju Sabang dan tiga trip dari Sabang menuju Banda Aceh.
Normalnya operasional pelayaran diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat pada akhir pekan, termasuk sektor perdagangan dan pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Kota Sabang.
BMKG juga mencatat kondisi pasang surut di perairan Sabang mengalami dua kali pasang naik dan dua kali pasang surut. Pasang naik diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 - 03.00 WIB dengan ketinggian 1,2 meter dan pukul 14.00 - 15.00 WIB dengan ketinggian 1,3 meter.
Sementara pasang surut diperkirakan terjadi pada pukul 08.00- 09.00 WIB dengan ketinggian 0,6 meter serta pukul 21.00 - 22.00 WIB dengan ketinggian 0,4 meter.
Meski cuaca diprediksi kondusif, masyarakat tetap diimbau untuk memantau informasi terbaru dari BMKG dan operator pelayaran guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi cuaca di wilayah perairan.