Jasad Bidan Ditemukan di Saluran Drainase setelah Suami Menyerahkan Diri ke Polda
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 07, 2026 10:19 AM

Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Jasad seorang bidan ditemukan di dalam saluran drainase di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026) malam.

Penemuan jasad bidan tersebut pasca pria yang diduga suaminya menyerahkan diri ke Polda Jawa Timur.

Kapolsek Banyuglugur AKP Teguh Santoso mengungkapkan lokasi korban ditemukan berawal dari informasi yang diperoleh aparat setelah suami korban diduga menyerahkan diri ke Polda Jawa Timur.

Suami korban memberikan keterangan terkait keberadaan jenazah. "Setelah kita telusuri ternyata memang ditemukan jenazah korban itu," ujar AKP Teguh Santoso dikutip dari TribunJatim.com.

Bidan tersebut diketahui bernama Murtafia Rafika Dewi (34), seorang bidan yang bertugas di RSU Besuki.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam saluran drainase yang berada di tepi Jalur Pantura Situbondo.

Saat ditemukan, tubuh korban disebut tertutupi potongan pohon yang berada di sekitar lokasi.

Kasus tersebut dengan cepat menjadi perhatian masyarakat karena lokasi penemuan berada di kawasan jalan nasional yang ramai dilalui kendaraan.

Kini polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara lengkap kronologi peristiwa dan motif yang melatarbelakangi dugaan tindak pidana tersebut.

Korban Masih Bertugas Sehari Sebelum Ditemukan

Secara terpisah, Direktur RSU Besuki, dr. Imam Haryono, mengaku pihaknya menerima kabar duka tersebut pada Sabtu petang.

"Saya dapat informasi itu tadi sekitar pukul 18.00 WIB," ujarnya.

Menurut dr. Imam, berdasarkan laporan internal rumah sakit, korban masih menjalankan tugasnya sebagai bidan pada Jumat (5/6/2026) malam.

"Dan tadi saya dengar ditemukan meninggal dunia," katanya.

Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Hingga Sabtu malam, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut, termasuk mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut guna mendukung penyidikan yang sedang berlangsung.

Polisi juga belum memberikan keterangan resmi secara lengkap mengenai kronologi maupun motif dugaan pembunuhan yang menyebabkan korban meninggal dunia.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.