Bayern Munich telah memulai negosiasi resmi dengan PSV Eindhoven untuk mengamankan kesepakatan senilai hingga €60 juta bagi penyerang serbabisa Ismael Saibari. Raksasa Bundesliga tersebut sudah mencapai kesepakatan verbal mengenai syarat pribadi dengan pemain berusia 25 tahun itu, yang telah muncul sebagai target utama pelatih kepala Vincent Kompany pada bursa transfer musim panas ini.
Langkah besar Bayern menuju transfer besar
Menurut laporan dari Sky Sport, Bayern bergerak cepat dalam upaya mereka mendatangkan Saibari dari PSV setelah menyetujui syarat pribadi untuk kontrak yang akan berjalan hingga tahun 2031. Juara rekor Jerman itu telah memulai pembicaraan resmi di tingkat direksi dengan klub asal Belanda tersebut untuk menyepakati valuasi akhir. Paket keseluruhan diperkirakan berada di kisaran €50 juta hingga €60 juta, sementara juara Eredivisie itu masih memiliki posisi kuat karena pemain internasional Maroko tersebut terikat kontrak hingga 2029.
Kompany tentukan profil penting
Pihak manajemen Munich menegaskan bahwa pemain ini tidak didatangkan sebagai alternatif bagi Anthony Gordon, yang baru saja bergabung dengan Barcelona. Kompany melihat penyerang serbabisa ini sebagai senjata taktis penting yang dapat beroperasi di berbagai posisi lini serang. Manajer asal Belgia itu dikabarkan sangat terkesan dengan dinamisme, kehalusan teknik, kecepatan luar biasa, serta kekuatan fisik yang telah lama ditunjukkan oleh Saibari selama masa perkembangannya di akademi muda Anderlecht, Mechelen, dan Genk.
Saibari jadi tulang punggung kampanye dominan PSV
Nilai pasar Saibari yang melonjak mencerminkan perannya yang sangat vital dalam membawa PSV menjuarai Eredivisie musim 2025-26, di mana mereka mengumpulkan 84 poin dan unggul 19 poin dari rival terdekat Feyenoord. Gelandang ofensif ini tampil luar biasa secara individu dengan mencatatkan 15 gol dan delapan assist dalam hanya 27 pertandingan liga.
Apabila tim asal Allianz Arena itu berhasil menuntaskan transfer ini, pemain dengan 29 caps bersama tim nasional Maroko tersebut akan mencatat sejarah sebagai pemain Maroko keempat yang memperkuat Bayern, setelah Medhi Benatia, Noussair Mazraoui, dan Adam Aznou.
Panggung Piala Dunia sebelum transisi
Saibari kini harus segera mengalihkan fokusnya ke tugas internasional saat ia bersiap memimpin kampanye Maroko di Piala Dunia 2026. Turnamen global tersebut akan menjadi ajang unjuk kemampuan, sehingga Bayern kemungkinan besar ingin menyelesaikan negosiasi klub sebelum nilai pasarnya meningkat lebih jauh. Setelah turnamen berakhir, winger bertenaga besar itu akan menghadapi masa transisi pramusim yang menantang di Bavaria, di mana ia diharapkan langsung bersaing untuk mendapatkan tempat utama di lini depan baru racikan Kompany.