Gempa M 3,5 Guncang Cianjur, PT KAI Daop 2 Bandung Sempat Hentikan KA Siliwangi Demi Keamanan Lintas
Ravianto June 07, 2026 01:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - PT KAI Daop 2 Bandung telah menjalankan standar operasional prosedur yang terjadi ketika gempa, yakni semua kereta api yang sedang berjalan akan diberhentikan dahulu untuk dilakukan pemeriksaan prasarana dan sarana KA yang ada untuk memastikan keamanan perjalanannya.

Jika hasil pemeriksaan dipastikan aman, maka kereta api dapat diizinkan untuk kembali berjalan.

Manager Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan malam tadi (6/6/2026) KA 345 harus berhenti di Cianjur menunggu pemeriksaan prasarana di lintas Cipatat sampai Gandasoli Sukabumi untuk memastikan kondisi jalur aman pascagempa.

"Pukul 20.11 WIB, KA Siliwangi berhenti di petak jalan Ciranjang - Cianjur, setelah petak Jalan Ciranjang - Cianjur dinyatakan aman, KA 345 berjalan ke arah Stasiun Cianjur pukul 20.35 WIB dan menanti pemeriksaan menyeluruh di Stasiun Cianjur."

"KA Siliwangi 345 berangkat kembali 20.52 WIB dari Cianjur setelah seluruh jalur lintas dipastikan aman," ujarnya.

Gempa terjadi pada Sabtu (6/6/2026) pukul 19.57 WIB di wilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya. 

Hasil analisis BMKG, menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 3,5.

 Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.92 LS dan 107.12 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km Barat Daya Kabupaten Cianjur pada kedalaman 7 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kecamatan Cianjur, Kecamatan Cibeber-Cianjur, Kecamatan Cilaku-Cianjur, Kecamatan Warungkondang-Cianjur, Kecamatan Cugenang-Cianjur, Kecamatan Campaka-Cianjur dengan Skala Intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), wilayah Kota Sukabumi dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

Hingga pukul 20:30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS Gempa Guncang Pangandaran, Kekuatannya 3,9 Magnitudo

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.