Waspada, Ombak Tinggi Hantam Perairan Tuban, Tiga Perahu Nelayan Rusak, Warga Diminta Tak Melaut
Januar June 07, 2026 02:14 PM

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis


TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Gelombang tinggi yang menerjang perairan Tuban sejak Sabtu (6/6/2026) menyebabkan tiga perahu nelayan di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban mengalami kerusakan parah.

Ketua Rukun Nelayan (RN) Desa Beji, Muzamil, mengatakan seluruh perahu yang terdampak sempat terbalik akibat diterjang ombak besar. 

Namun kondisi kerusakan yang dialami masing-masing perahu berbeda.

Satu perahu mengalami kerusakan paling parah hingga pecah ambyar dan tidak dapat dievakuasi. Kerugian akibat kerusakan tersebut diperkirakan mencapai Rp15 juta.

“Perahu yang pecah total tidak bisa dievakuasi lagi. Kerugiannya sekitar Rp15 juta,” ujar Muzamil, Minggu (7/6/2026).

Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim 7 Juni 2026, Cerah Mendominasi, Sejumlah Wilayah Berawan

Selain itu, satu perahu lainnya juga tidak berhasil diselamatkan karena bagian bawah lambung pecah akibat hantaman gelombang. Kerugian yang dialami pemilik perahu diperkirakan mencapai Rp10 juta.

“Yang pecah bagian bawah juga tidak berhasil dievakuasi dan kerugian kemungkinan mencapai Rp10 juta,” imbuhnya.

Sementara satu perahu lainnya berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. 

Meski demikian, pemilik perahu tetap mengalami kerugian karena sejumlah alat tangkap dan mesin mengalami kerusakan dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp5 juta.

“Hanya satu yang berhasil di evakuasi namun mesin dan alat tangkap harus mengalami kerusakan,” bebernya.

Menurut Muzamil, para nelayan sebelumnya telah menerima peringatan dini dari BMKG terkait potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi. 

Imbauan agar tidak melaut juga telah dipatuhi oleh para nelayan setempat.

Dari kejadian ia berharap ada perhatian dari pemerintah maupun instansi terkait untuk sedikit meringankan beban perbaikan perahu yang rusak.

“Nelayan harus memperbaiki sendiri secara swadaya. Kalau bisa dibantu ala kadarnya,” pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.