Iran Luncurkan Serangan Kedua Targetkan Pangkalan AS di Kawasan, Kuwait-Bahrain: Eskalasi Berbahaya
Hadiyya QurrataAyyuun June 07, 2026 01:42 PM

Iran meluncurkan serangan kedua yang menargetkan pangkalan Amerika Serikat (AS) di kawasan.

Kuwait dan Bahrain memberikan respons, satu di antaranya menyatakan serangan baru itu sebagai eskalasi berbahaya.

Mengutip Al Arabiya pada (7/6), Kuwait dan Bahrain pun memberikan responsnya.

Perlu diketahui di awal, Kuwait dan Bahrain kembali mengaktifkan pertahanan udara mereka pada Sabtu (6/6/2026) pagi waktu setempat untuk menanggapi ancaman udara.

Di mana, serangan kedua dalam waktu kurang dari seminggu terjadi di tengah gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran.

Dalam sebuah pernyataan, militer Kuwait menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara mereka saat itu sedang menanggapi serangan rudal dan pesawat tak berawak musuh.

Pihak militer kemudian mengklarifikasi bahwa ledakan yang terdengar di seluruh negeri tersebut disebabkan oleh proses pencegatan.

“Sistem pertahanan udara Kuwait saat ini sedang menanggapi serangan rudal dan pesawat tak berawak musuh,” kata militer Kuwait dalam sebuah pernyataan, kemudian mengklarifikasi bahwa ledakan yang terdengar di seluruh negeri disebabkan oleh pencegatan.

Tak sebatas itu, Kuwait juga mengutuk serangan baru dari Iran yang disebutnya sebagai "ancaman langsung" terhadap "nyawa warga negara dan penduduk".

Menegaskan bahwa serangan-serangan itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara.

Menambahkan bahwa serangan-serangan itu disebutnya sebagai "eskalasi yang berbahaya".

Sementara itu, pihak berwenang Bahrain juga mengatakan bahwa mereka menjadi sasaran serangan rudal Iran.

Pihak Bahrain mengeluarkan peringatan serangan udara dan meminta warga untuk mencari tempat berlindung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.