SURYA.CO.ID SURABAYA - Dua remaja asal Kabupaten Sidoarjo berinisial A (17) dan R (17) nyaris menjadi korban pengeroyokan di kawasan Jalan Banyu Urip, Surabaya, Jumat (6/6/2026) dini hari.
Beruntung, keduanya berhasil diselamatkan anggota Tim Jogoboyo Sat Samapta Polrestabes Surabaya yang tengah berpatroli di lokasi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB di Simpang Empat Girilaya-Kupang. Saat itu, kedua remaja tersebut meminta pertolongan kepada petugas karena merasa terancam oleh sekelompok orang yang diduga akan melakukan pengeroyokan.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, menjelaskan anggotanya langsung merespons laporan yang disampaikan kedua pemuda tersebut.
Baca juga: 4 Pemuda Banyuwangi Keroyok Pelajar Akibat Atribut Silat, Berujung Diciduk Polisi
“Anggota mendapati 2 pemuda yang meminta tolong, karena akan dikeroyok oleh gerombolan diduga dari kelompok pesilat,” jelas AKBP Erika, dikonfirmasi Minggu (7/6/2026).
Setelah memastikan keselamatan korban, Tim Jogoboyo 1 dan Tim Jogoboyo 2 Sat Samapta segera melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Langkah cepat petugas berhasil menghentikan gerak para terduga pelaku sebelum terjadi tindakan yang lebih jauh.
Dari hasil pengejaran, polisi mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam rencana pengeroyokan tersebut.
“Kami berhasil mengamankan 8 orang terduga pelaku,” terangnya.
Baca juga: Tabiat Thomas Remaja Surabaya yang Tewas Dikeroyok Temannya, Foto Kemeja Putih Kenangan Terakhir
Delapan orang yang diamankan masing-masing berinisial AD (25) warga Jalan Tengger, RA (16) warga Banyu Urip Kidul, DE (16) dan PG (15) warga Banjar Sugihan, CD (16) warga Tenggerejo, VA (15) warga Dukuh Bungkal, serta RY (17) dan H (17) warga Menganti.
Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa tiga sepeda motor matic, empat telepon genggam, dan empat atribut pakaian yang berkaitan dengan kelompok pesilat.
“Saat ini 8 pelaku telah kami bawa ke Mapolrestabes Surabaya, untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut, serta mencari tahu motif dari kejadian ini,” tandas AKBP Erika.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap dan motif yang melatarbelakangi dugaan pengeroyokan tersebut.