Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
1. Nasib Pedagang Danau Dendam Tak Sudah
Penutupan kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu untuk mendukung proyek penataan membuat para pedagang harus mencari alternatif sumber penghasilan sementara waktu.
Salah seorang pedagang, Nur, mengaku akan memindahkan aktivitas usahanya ke depan rumah selama kawasan wisata tersebut ditutup untuk umum.
Menurut Nur, dirinya memahami keputusan pemerintah melakukan penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah. Ia berharap proyek tersebut dapat membuat kawasan wisata menjadi lebih tertata dan menarik lebih banyak pengunjung setelah selesai dikerjakan.
"Kita ikuti saja, ini kan mau ditata lagi. Siapa tahu lebih ramai nanti," kata Nur, Senin (1/6/2026).
Nur mengatakan para pedagang yang telah lama berjualan di kawasan Danau Dendam Tak Sudah sebelumnya telah didata oleh pihak terkait.
Ia mengaku mendapat informasi bahwa pedagang lama akan kembali diberikan kesempatan untuk berjualan setelah proyek penataan rampung.
"Sebelumnya, sebelum pembangunan penataan Danau Dendam ini, kami para pedagang lama juga didata. Jadi janji mereka nanti kami akan kembali berjualan di sini," ujarnya.
Baca juga: Pedagang Danau Dendam Tak Sudah Cari Nafkah di Tempat Lain Selama Proyek Penataan
2. Bapenda Kota Bengkulu Cetak 113.398 SPPT PBB
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu yang ditargetkan mencapai Rp400 miliar pada tahun ini.
Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Noni Yuliesti mengatakan, pencetakan massal SPPT PBB telah dilakukan sejak Februari 2026 agar masyarakat dapat menerima tagihan pajak lebih awal.
Sehingga, wajib pajak memiliki waktu yang lebih panjang untuk melakukan pembayaran sehingga potensi keterlambatan dapat diminimalkan.
"Sejak bulan Februari, Bapenda telah melakukan pencetakan massal terhadap SPPT PBB. Pada tahun ini total SPPT yang dicetak dan didistribusikan sebanyak 113.398 SPPT PBB," kata Noni kepada TribunBengkulu.com, Selasa (2/6/2026).
Untuk memastikan seluruh SPPT diterima masyarakat, Bapenda menerapkan sistem distribusi berjenjang mulai dari kecamatan, kelurahan hingga ketua RT yang kemudian menyerahkan langsung kepada warga di lingkungan masing-masing.
Baca juga: 113.398 SPPT PBB Dicetak, Bapenda Kota Bengkulu Genjot PAD 2026
3. Cek Kesehatan Gratis Dinkes Kota Bengkulu
Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menjelaskan program ini merupakan inisiatif pemerintah pusat tersebut kini tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga akan menjangkau masyarakat dari berbagai kelompok usia di Kota Bengkulu.
Ia mengatakan perluasan layanan dilakukan untuk meningkatkan capaian program CKG yang saat ini masih berada di angka 2,07 persen.
Sementara itu, pemerintah menargetkan capaian partisipasi masyarakat dalam program tersebut dapat mencapai 26 persen hingga akhir tahun 2026.
Sebagai langkah awal, Dinkes Kota Bengkulu melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi ASN di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan tersebut dimulai dari internal Dinas Kesehatan Kota Bengkulu sebelum nantinya diperluas ke OPD lainnya.
Baca juga: Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Kota Bengkulu Ajak Warga Deteksi Penyakit Sejak Dini
4. Pertamina Ajak Warga Gunakan BBM dan LPG Subsidi Secara Tepat Sasaran
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengajak masyarakat menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi sesuai peruntukannya agar penyaluran energi bersubsidi dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya Pertamina menjaga distribusi energi subsidi tetap tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan BBM dan LPG subsidi merupakan energi yang disiapkan pemerintah untuk kelompok masyarakat tertentu sehingga penggunaannya harus sesuai aturan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menggunakan energi subsidi sesuai peruntukan akan membantu menjaga ketersediaan pasokan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
"Pertamina mengajak masyarakat untuk menggunakan produk subsidi secara tepat sasaran, baik LPG 3 kilogram maupun BBM subsidi, sesuai dengan peruntukannya agar penyalurannya dapat diterima oleh masyarakat yang berhak," kata Rusminto.
Baca juga: Pertamina Ajak Warga Gunakan BBM dan LPG Subsidi Secara Tepat Sasaran
5. SPMB SD dan SMP Kota Bengkulu Segera Dibuka
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu menyampaikan update rencana pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan pendaftaran SPMB jenjang SD akan dimulai pada 22 Juni 2026. Sementara itu, pendaftaran untuk jenjang SMP dijadwalkan mulai dibuka pada 25 Juni 2026.
Menurut Ilham, pelaksanaan SPMB tahun ini harus berjalan sesuai aturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
"Kami memastikan tidak ada titipan di luar jalur yang sudah ditentukan. Pelaksanaan SPMB harus sesuai komitmen bersama, bersih dan transparan," kata Ilham, Kamis (4/6/2026).
Ilham menegaskan seluruh sekolah negeri di Kota Bengkulu telah menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen menyelenggarakan penerimaan murid baru secara jujur dan profesional.
Baca juga: SPMB 2026 SD dan SMP di Kota Bengkulu Segera Dibuka, Simak Ketentuannya