- Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi memberikan visa kepada pemain tim nasional Iran untuk mengikuti Piala Dunia FIFA 2026.
Kepastian tersebut disampaikan pejabat AS kepada ABC News, sekaligus mengakhiri berbulan-bulan ketidakpastian terkait akses Iran ke turnamen yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko.
Keputusan ini muncul setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump tidak mempermasalahkan pemberian visa kepada skuad sepak bola Iran.
Namun, Washington menegaskan akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap anggota delegasi di luar tim inti pemain.
"Apa yang tidak akan kami izinkan adalah bagi mereka untuk menanamkan dalam delegasi mereka sekelompok orang yang kami tahu tidak ada hubungannya dengan atletik dan memiliki hubungan dengan IRGC atau hal-hal seperti itu, jadi kami akan menontonnya dengan sangat dekat," kata Rubio saat bersaksi di Capitol Hill, mengutip Al Mayadeen, Sabtu (6/6/2026).
Duta Besar AS untuk Turkiye, Tom Barrack, kemudian mengumumkan bahwa proses visa tim Iran telah diselesaikan oleh staf diplomatik AS di Ankara.
“Bangga dengan tim kami yang luar biasa di Kedutaan Besar AS di Ankara untuk pekerjaan mereka memproses visa tim sepak bola nasional Iran dalam perjalanan mereka ke Piala Dunia FIFA di Amerika Serikat,” tulis Barrack melalui akun X miliknya.
Ia menambahkan bahwa olahraga seharusnya melampaui batas politik dan Amerika Serikat siap menyambut atlet serta pendukung dari berbagai negara.
Meski akan menjalani pertandingan di wilayah Amerika Serikat, tim nasional Iran diperkirakan menjadikan Meksiko sebagai basis utama selama turnamen berlangsung.
Langkah itu disebut berkaitan dengan komplikasi akibat sanksi AS terhadap Iran.
Sebelumnya, partisipasi Iran dalam Piala Dunia sempat menjadi isu politik menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Pada Maret lalu, Menteri Olahraga Iran sempat memberi sinyal bahwa tim nasional kemungkinan tidak akan ikut serta dalam turnamen di tengah situasi konflik.
Namun setelah gencatan senjata berlaku pada 7 April, Federasi Sepak Bola Iran kembali menegaskan komitmen mereka untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan bahwa Iran telah lolos kualifikasi dan memiliki hak penuh untuk tampil di turnamen tersebut. (*)