Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Karateka muda asal Kabupaten Pesawaran, Mahendra Senna Arasy, berhasil meraih medali emas pada Adidas International Open Karate 2026 yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, 5–7 Juni 2026.
Baca juga: Perilakunya Tak Biasa, Suami Pembunuh Istri Bakal Diperiksa Kejiwaannya
Mahendra tampil gemilang dengan menjadi juara pada kategori Kata Perorangan Putra U-12 dalam kejuaraan internasional yang diikuti atlet dari tujuh negara.
Kejuaraan ini diikuti 106 kontingen dengan total 1.438 karateka yang bersaing di berbagai kategori.
Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang mempertemukan atlet karate dari dalam dan luar negeri.
Ayah Mahendra, Satria, mengungkapkan bahwa putranya telah dua kali mengikuti kejuaraan karate tingkat internasional.
Pada keikutsertaan sebelumnya, Mahendra meraih posisi runner-up.
“Pada ajang pertama, anak saya meraih juara dua, dan tahun ini syukur bisa juara satu di tingkat internasional,” kata Satria, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi seperti ini tidak hanya menambah pengalaman bertanding, tetapi juga membangun kepercayaan diri atlet sejak usia dini.
“Kegiatan seperti ini menjadi langkah awal bagi generasi muda atlet karate untuk membangun percaya diri dan meraih prestasi. Harapannya, mereka terus berkembang hingga mencapai level dunia,” ujarnya.
Satria juga berharap pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terus memberikan dukungan kepada para atlet yang akan berlaga di berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Pesawaran, Sonny Zainhard Utama, mengapresiasi capaian karateka binaan FORKI Pesawaran tersebut.
“Selamat kepada Mahendra Senna atas medali emas yang diraih. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi cabang olahraga lain untuk terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Pesawaran,” kata Sonny.
Prestasi Mahendra menambah daftar capaian atlet muda Pesawaran di tingkat internasional sekaligus membuktikan potensi atlet Bumi Andan Jejama untuk bersaing di kancah dunia.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)