Laporan Kontributor TribunJabar.id, Dian Herdiansyah
TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI – Sebuah tabung gas yang digunakan untuk pengisian balon meledak di Kampung Tegallaya RT 01/04, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Sabtu (6/6/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, empat rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp12 juta.
Kapolsek Lembursitu, Iptu Erik Sukendar, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: Dampak Kehadiran Layvin Kurzawa di Dalam dan Luar Lapangan Menurut Bos Persib
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun kerusakan terjadi pada kaca jendela dan plafon beberapa rumah warga dengan estimasi kerugian material sekitar Rp12 juta," ujar Erik, Minggu (7/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, ledakan bermula saat Oman Abdurochman (40), seorang buruh harian lepas asal Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, selesai menguras tabung gas yang digunakan untuk pengisian balon.
Setelah dikuras, tabung tersebut diisi menggunakan aluminium foil dan soda api. Tabung kemudian ditinggalkan di depan rumah selama sekitar tiga menit.
"Tidak lama kemudian tabung tersebut meledak dan menghantam pintu rumah korban serta rumah warga di sekitarnya," kata Erik.
Selain Oman, peristiwa tersebut juga melibatkan Ari Anggara (40), seorang tukang las warga Kelurahan Cikundul, serta dua warga setempat yakni Ipah (79) dan Asep (65).
Ledakan menyebabkan kerusakan pada empat rumah warga, terutama pada bagian kaca jendela dan plafon. Warga sekitar sempat dikejutkan oleh suara ledakan yang cukup keras.
Mendapat laporan kejadian, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab ledakan serta mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.
Baca juga: WELCOME Shin Tae-yong? Rumor STY Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta Kembali Menguat
"Kita juga telah lakukan olah TKP untuk menyelidiki peristiwa ini," ucapnya.
Erik mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan maupun modifikasi tabung gas dan bahan-bahan yang dapat menimbulkan tekanan tinggi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas maupun bahan-bahan yang dapat menimbulkan reaksi kimia dan tekanan tinggi. Keselamatan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.