BANJARMASINPOST.CO.ID - Mendadak cincin yang dipakai penyanyi dangdut Ayu Ting Ting dan politisi Muhammad Kevin Gusnadi jadi sorotan.
Momen ini terekam dalam acara ulang tahun Abdul Rozak atau Ayah Rojak si ayah Ayu Ting Ting sedang ramai disorot.
Yang bikin heboh, cincin tersebut sama-sama dipakai oleh Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi di jari manis tangan kanan mereka.
Praktis, warganet menduga hubungan yang dijalin Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi sudah serius efek adanya cincin tersebut.
Dilansir Banjarmasinpost.co.id melalui postingan TikTok fanbase, @antiq165 pada Jumat (4/6/2025) tampak membagikan foto unggahan Umi Kalsum di Instagram.
Baca juga: Ramai Isu Nafkah Rp500 Ribu, Ihsanul Fahmi yang Dulu Nikahi Inara Rusli Tuai Sindiran Wardatina Mawa
Foto yang dibagikan ialah potret Ayu dan Kevin yang berdiri berdampingan saat merayakan ulang tahun Ayah Rojak baru-baru ini.
Dalam foto tersebut, Kevin berdiri tepat di sisi Ayu dan Bilqis.
Tangan kanan keduanya sama-sama berada di depan badan.
Sehingga masing-masing terlihat jelas sedang memakai cincin putih yang bentuknya tampak mirip satu sama lain.
Bahkan mereka sama-sama menyematkannya di jari manis.
Sontak warganet ramai menanggapi penampakan cincin tersebut. Banyak yang mengira mereka sudah bertunangan diam-diam tetapi ada juga yang mengira sekadar kebetulan saja.
Di sisi lain, Ayu belum memberikan penjelasan apapun apalagi menyinggung soal pertunangan kepada publik.
Berikut sederet tanggapan warganet terhadap penampakan cincin tersebut.
@ina: cincinnya samaan ya.. semoga tanda baik ya
@syehanida: udah notice cincin di jari manis dari sblum go public, dan ternyata benar
@wiwi apriani: cincin nya itu loh....bikin gagsl fokus
@itagoden79@gmail.com: SDH sma2 pke cincin y gaess kita aamiinkn sja smgh jodoh
@فاطم: senyum mirip, cincin couple
@Salsabila azzahra dan Arsyil: Waoo cincin nya sama apa sudah tunangan atau kebetulan sama semoga sampai pelaminan
Berbeda dengan cicin pernikahan yang dikenakan oleh pria maupun wanita, cincin pertunangan dikenakan hanya oleh wanita.
Tradisi menyematkan cincin pertunangan ke jari manis wanita ini ternyata memiliki sejarah yang panjang dan menarik untuk disimak.
Dilansir dari situs Brides, tradisi bertukar cincin pertunangan awalnya muncul dari zaman Mesir kuno dan Yunani kuno.
Ya, pada zaman tersebut pria juga mengenakan cincin pertunangan.
Di zaman mesir kuno, seorang pria selalu menggunakan cincin sebagai lambang kekayaan mereka. Oleh karena itu, mereka pun memberikan pasangan mereka satu cincin untuk berbagi kekayaan.
Sementara itu, pada zaman Yunani kuno, pasangan yang tengah mabuk cinta akan memberi hadiah cincin emas ke masing-masing pasangan.
Cincin emas hanya diberikan kepada pasangan yang tahu bahwa mereka akan menikah secepatnya.
Sekarang, mari beralih ke zaman Romawi kuno, tukar cincin bahkan dilakukan oleh orangtua pasangan juga.
Pada abad ke-11, pihak Gereja di negara Barat mengumumkan, pentingnya arti dari cincin pada upacara pernikahan.
Alhasil, memasuki pertengahan abad ke-16, cincin pertunangan resmi menjadi bagian dari upacara pernikahan. Berdasarkan tradisi Gereja Katolik hanya wanita saja yang mengenakan cincin pertungan, pria tidak.
Pada zaman lampau, hanya seorang raja dan ratu yang dapat mengenakan cincin dengan bebatuan berharga.
Rakyat biasa umumnya mengenakan cincin pertunangan dari bahan emas atau besi.
Cincin pertunangan pada Ratu Victoria dri Inggris, hadir dalam bentuk yang berharga dan warna-warni akhirnya menjadi populer di kalangan masyarakat.
Cincin itu berbeda dengan batu berlian yang baru ditemukan pada era tersebut dan hanya dikenakan oleh kalangan bangsawan.
Cincin pertunangan dengan mata berlian baru populer di kalangan masyarakat biasa pada tahun 1930-an.
Perusahaan produsen berlian, De Beers, pada era 30-an menyewa agensi iklan di New York untuk mempromosikan cincin pertunangan dengan mata berlian.
Iklan yang paling tersohor dan sukses di pasaran memiliki jargon "A Diamond is Forever (Berlian adalah Abadi),".
Sebenarnya, kalimat pada iklan tersebut ditujukan DeBeers untuk memberi kesan bahwa berlian langka (ekslusif), cocok untuk digunakan berinvestasi, dan mempertahankan harga jual berlian.
Tak disangka iklan tersebut menyimpang menjadi artian cinta yang abadi.
Akibatnya, cincin pertunangan dengan mata berlian sangat laku di pasaran hingga saat ini karena mencerminkan cinta setia sepanjang masa.
(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)