"Saya Mau Pulang" Ucapan Terakhir Rinto sebelum Tewas dalam Tragedi Sisingaan
Untung SofaMaulana June 07, 2026 07:42 PM

- Nuryani (42) tak menyangka akan kehilangan dua adiknya sekaligus dalam tragedi nahas.

Keduanya, Muhamad Rinto (31) dan Juan Gunawan (26), menjadi korban meninggal dunia dalam tragedi tersengat listrik saat mengiringi Pertunjukan Sisingaan Odong-odong di Kampung Cibeureum RT 03/03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (2/6/2026) sore.

Duka mendalam pun menyelimuti rumah keluarga kakak beradik di di Jalan Pasir Cabe, Desa/Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Rabu (3/6/2026), keluarga masih terlihat syok menerima kenyataan bahwa dua anggota keluarga mereka meninggal dalam peristiwa yang sama.

Nuryani pun masih mengingat jelas pertemuan terakhir dan pesan adiknya beberapa hari sebelum musibah terjadi.

Rupanya, pada Minggu (31/5), salah satu adiknya, Rinto, datang ke rumah untuk makan bersama.

Kalimat terakhir yang diucapkan Rinto pun kini terngiang-ngiang di benak Nuryani.

"Biasanya kalau pulang dia tidak pernah bilang apa-apa. Tapi waktu itu dia bilang, 'Sudah ya, saya mau pulang'," ujar Nuryani sambil meniru ucapa Rinto kepada Tribunjabar.id, Rabu (3/6/2026).

Sementara, lanjut dia, Juan sempat bercerita bahwa jadwal pentasnya sedang padat sepanjang bulan ini.

"Juan cuma bilang jadwalnya penuh bulan ini. Tidak ada pesan apa-apa lagi. Saya juga tidak punya firasat apa-apa," katanya.

Nuryani mengaku sangat terkejut saat menerima kabar kedua adiknya menjadi korban kecelakaan listrik.

Awalnya ia mengira salah satu korban hanya mengalami luka ringan akibat tersengat listrik.

"Kagetnya minta ampun. Saya engga percaya. Saya kira cuma kesetrum biasa. Pas saya telpon nomer hp-nya tuh, yang angkat dari pihak rumah sakit. Ternyata dapat kabar kalau keduanya meninggal di rumah sakit di Cikarang," ucapnya.

Dari kedua korban, Juan diketahui telah cukup lama menekuni profesi pemain sisingan.

Selama sekira tiga tahun terakhir, ia kerap mengikuti berbagai Pertunjukan Sisingaan di berbagai daerah.

Berbeda dengan Juan, Rinto baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut.

Nuryani yang merupakan kakak nomer dua itu menyebutkan, Rinto sehari-hari tinggal bersama istri dan ketiga anaknya yang masih kecil.

Anak sulungnya, lanjut Nuryani, masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar, sementara dua adiknya masing-masing berusia lima tahun dan tiga tahun.

Saat menerima informasi dari rumah sakit, keluarga mendapat kabar bahwa Juan meninggal lebih dahulu di lokasi kejadian.

Sementara Rinto sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Meski kehilangan dua anggota keluarga sekaligus, Nuryani berusaha tegar menghadapi cobaan tersebut.

"Yang penting sekarang kami ikhlas. Sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kami hanya berdoa semoga keduanya mendapat tempat terbaik di sisi Allah," ucapnya.

Rinto dan Juan dimakamkan berdampingan di TPU Haramay, tepat di dekat makam kedua orangtua mereka yang telah lebih dahulu meninggal dunia.(*)

Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Jabar
Editor: Untung Sofa Maulana

#saksikata #kecelakaan #tersengatlistrik #bekasi #sisingaansubang #tewas #sisingaan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.