Pukul Kepala Istri Pakai Batu, Suami Bunuh sang Bidan Gegara Cemburu, Buang Mayatnya di Selokan
Murhan June 07, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pukul kepala istri pakai batu hingga tewas, suami membunuh sang bidan gara-gara cemburu.

Korban yang merupakan bidan RSU Besuki adalah Murtafia Rafika Dewi.

Korban dihabisi suaminya sendiri berinisial R dengan batu.

Tak hanya itu, sebelum menemui ajal, wanita berusia 34 tahun tersebut dibogem secara bertubi-tubi oleh sang pelaku.

"Korban dibunuh setelah kepalanya dipukul batu yang ada di lokasi kejadian," kata Kasat Rekrim Polres Situbondo, AKP Selimat, saat dihubungi, Minggu (07/06/2026).

Dikatakan, sejumlah barang bukti telah diamankan saat dilakukan olah TKP oleh tim inafis bersama Polsek dan Tim Resmob di lokasi ditemukan jasadnya tersebut.

"Barang buktinya sudah kita amankan ke Polres," tegasnya.

Baca juga: Evakuasi Bus yang Alami Kecelakaan, Akibat Gagal Menanjak di Tanjakan Desa Lumpangi Loksado HSS

Menurutnya, pelaku tiba di Mapolres, tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, dan langsung menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Satreskrim Polres Situbondo.

"Sekarang pelaku menjalani pemeriksaan," katanya.

Saat ditanya motif pembunuhan, mantan Kapolsek Pungging Polres Mojokerto ini mengungkapkan, pelaku nekat mengahabisi istrinya dipicu persoalan cemburu.

"Untuk sementara motifnya cemburu," tukasnya.

Dikatakan, untuk proses autaopsi terhadap jasad korban telah dilakukan oleh tim forensik rumah sakit Abdoer Rachem Situbondo.

"Namun, hasilnya masih belum keluar," pungkasnya.

Bidan bernama Murtafia Rafika Dewi ini ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tertutupi potongan pohon di dalam selokan air atau saluran drainase tersebut.

Korban dihabisi oleh suaminya sendiri, karena diduga dipicu cemburu.

Setelah itu, jasadnya dibuang pelaku ke saluran drainase atau selokan.

Kabar penemuan mayat perempuan berusia 34 tahun ini dengan cepat menyebar di masyarakat.

Lantaran lokasi penemuannya berada pinggir jalan raya pantura Situbondo.

Dikenal Sopan

Seorang bidan rumah sakit ditemukan tewas di dalam saluran drainase di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Sabtu (6/6/2026) malam.

Korban diketahui bernama Murtafia Rafika Dewi (34), seorang bidan yang bertugas di RSU Besuki.

Jasad korban dievakuasi ke RSU Abdoer Rachem dengan menggunakan mobil ambulans RSU Besuki.

Tepatnya setelah tim inafis Polres Situbondo melakukan olah TKP ditemukannya jasad korban tersebut.

Sejumlah rekan kerja bidan Murtafia Rafika Dewi ikut mengawal ke ruang jenazah RSU Abdoer Rachem Situbondo.

Salah seorang rekan korban, Sulis mengatakan, korban adalah orang baik dan selalu menyapa dengan sopan kepada semua rekannya di rumah sakit.

"Pokoknya orang baik-baik sekali," ujarnya saat menunggu di ruang jenazah RSU Abdoer Rachem Situbondo, Minggu (7/6/2026) dini hari.

Meski dirinya baru beberapa bulan mengenalnya, kata Sulis, karakter dan komunikasinya sangat halus.

"Kata teman-teman seperti berbahasa Jawa alus," katanya.

Bidan bernama Murtafia Rafika Dewi ini ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tertutupi potongan pohon di dalam selokan air atau saluran drainase tersebut.

Korban dihabisi oleh suaminya sendiri, diduga karena dipicu cemburu.

Setelah itu jasadnya dibuang pelaku ke saluraran drainase.

Kabar penemuan mayat perempuan berusia 34 tahun ini dengan cepat menyebar di masyarakat, karena lokasi penemuannya berada pinggir jalan raya pantura Situbondo.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunjatim.com)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.