ISTRI Polisi Diancam Dibunuh di Rumahnya, Pelaku Tak Takut Meski Suaminya Tugas di Bareskrim
Tommy Simatupang June 07, 2026 08:55 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Istri Polisi diancam dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya di Jakarta. 

Padahal RL (40) seorang istri Polisi yang bertugas di Bareskrim Polri. 

Pelaku juga tidak merasa takut dengan status suami RL sebagai anggota Polisi. 

Peristiwa mencekam di depan rumah RL tersebut terjadi di lingkungan RW 03 Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Tak kuat menahan trauma dan demi keselamatan nyawanya, RL resmi menyeret kasus ini ke ranah hukum dengan laporan nomor LP/B/1526/V/2026/SPKT POLRESMETROJAKPUS/POLDAMETROJAYA.

Peristiwa menyedihkan ini menimpa RL bermula pada Selasa siang (19/5/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Saat hendak masuk ke dalam rumah, langkahnya terhenti oleh kehadiran tamu tak diundang: tiga pria dan dua wanita misterius yang sudah menantinya di pekarangan.

Tanpa basa-basi, beberapa pelaku merangsek mendekati RL.

Mereka mendesak korban untuk mencabut sebuah laporan polisi terkait hilangnya barang inventaris Karang Taruna Kelurahan Bungur sebuah perkara yang bahkan sama sekali tidak dipahami oleh RL.

Intimidasi verbal itu dengan cepat berubah menjadi aksi teror fisik yang mengerikan.

"Salah satu dari lima orang tersebut menempelkan sesuatu seperti pisau dan berkata, 'cabut laporan lo, atau gw bunuh lo, gw tidak takut biarpun suami lo anggota Polisi!'" ungkap RL dengan suara bergetar, Minggu (7/6/2026).

Baca juga: PILU Petani Lansia Tewas Terjebak Saat Bakar Lahan Tebu Kering, Korban Alami Luka Bakar 90 Persen

Baca juga: Tokoh Buruh Said Iqbal Disebut Jadi Penasehat Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Dilantik Besok

Syok dan terkunci dalam rasa takut yang hebat, RL hanya bisa terdiam.

Mengingat suaminya yang jarang di rumah karena tuntutan tugas negara di Bareskrim, ia memilih langsung menyelamatkan diri ke dalam rumah demi menghindari pertumpahan darah.

Hidup dalam Penjara Ketakutan

Meski peristiwa itu sudah berlalu beberapa pekan, luka psikologis yang dialami RL belum juga pulih.

Ruang publik yang dulunya ramah kini terasa mencekam. Ia mengaku tak lagi berani melangkahkan kaki keluar rumah dan selalu didera kecemasan akut setiap kali melihat orang asing.

"Ya saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap agar saya tidak selalu ketakutan," rintihnya penuh harap.

Namun, pihak kepolisian belum memberikan respons terkait perkembangan perburuan lima komplotan penjahat yang nekat menantang institusi berseragam cokelat dengan mengancam membunuh istri anggota Bareskrim.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.