Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan I Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Kutacane Aceh Tenggara- Gayo Lues dijadwalkan, Senin (8/6/2026) akan turun ke Kabupaten Gayo Lues.
Tim akan melakukan mitigasi terkait dengan kemunculan atau berkeliaran seekor harimau sumatera yang dilaporkan telah memasuki kawasan permukiman warga di Desa Akang Siwah Kecamatan Blangpegayon.
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir ini warga mulai resah dan ketakutan untuk beraktivitas kekebun, setelah sebelumnya harimau sumatera memangsa seekor anjing warga di Dusun Aih Lukup Desa Akang Siwah tersebut.
Penjelasan itu disampaikan Kepada Seksi (Kaser) Resor BKSDA Aceh Tenggara-Gayo Lues, Suherman kepada TribunGayo.com, Minggu (7/6/2026).
"Senin 8 Juni 2026 tim BKSDA dari Kutacane Aceh Tenggara akan turun ke desa Akang Siwah Kecamatan Blangpegayon di kabupaten Gayo Lues," ujarnya.
Dikatakan, tim untuk melakukan mitigasi awal selama dua hari, terkait dengan kemunculan atau berkeliarannya seekor harimau sumatera yang telah memasuki kawasan permukiman warga tersebut sebelumnya.
Dikatakan, tim dari Kutacane turun ke Gayo Lues sekitar dua orang dan akan dibantu nantinya oleh personel Pamhut di Kabupaten tersebut, bahkan para personel hanya membawa perlengkapan atau peralatan berupa mercon api.
BKSDA mengimbau warga di Gayo Lues terutama dikawasan yang dilaporkan dilintasi satwa liar tersebut, agar saat ini untuk menunda terlebih dahulu untuk melakukan aktivitas di kebun.
"Kalau pun harus tetap melakukan aktivitas di kebun, kini warga diminta tetap berhati-hati dan selalu waspada saat beraktivitas," ujarnya.
"Jika harus warga tetap melakukan aktivitas dikebun, warga diminta jangan beraktivitas sendirian, tetapi cari kawan atau berkelompok dan buat keributan atau kebisingan dikebun saat beraktivitas, seperti membuat kentongan atau sejenisnya, hal itu bertujuan agar harimau sumatera itu menjauh," sebutnya.
Kaser Resor BKSDA Suherman mengatakan, kini salah satu trik menghindari satwa liar yang dilindungi atau harimau sumatera saat berjumpa dan berpapasan dijalan, triknya jalan langsung kabur atau berlari, tetapi terus pantau pergerakannya dengan mengambil langkah mundur pelan-pelan.
"Kalau ada membawa tas atau perlengkapan lainnya langsung letakkan ditanah, tujuannya untuk memecah dan menghilangkan konsentrasi satwa liar yang dilindungi itu dan terus mundur serta menjauh sembari memantau pergerakannya," sebutnya.(*)
Baca juga: Harimau Sumatera Masuk Permukiman di Desa Akang Siwah Gayo Lues, Warga Diimbau Waspada