TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Perum BULOG Cabang Ketapang terus mempercepat distribusi bantuan pangan beras serta penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
Selain beras, BULOG juga mengintensifkan distribusi minyak goreng bersubsidi Minyakita ke berbagai titik penyaluran resmi.
Strategi tersebut bertujuan memastikan pasokan pangan pokok tetap tersedia di tengah masyarakat dan menghindari gejolak harga di pasaran.
Pimpinan Cabang BULOG Ketapang, Jarau Matu, mengatakan pemerintah terus menjalankan berbagai program intervensi guna menjaga stabilitas harga beras di daerah.
Salah satu langkah yang menjadi prioritas saat ini adalah mempercepat realisasi bantuan pangan beras kepada masyarakat penerima manfaat serta memperluas jangkauan distribusi beras SPHP.
• Operasi Patuh Kapuas 2026 Berlangsung Dua Pekan, Ini Daftar Pelanggarannya
Menurutnya, ketersediaan stok beras yang dikelola BULOG saat ini masih berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung seluruh program pemerintah, baik yang berkaitan dengan bantuan sosial maupun stabilisasi harga pangan.
Jarau menjelaskan bahwa hingga awal Juni 2026, stok beras nasional yang berada dalam pengelolaan BULOG mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sementara itu, stok beras yang tersedia di lingkungan BULOG Cabang Ketapang tercatat sekitar 1.000 ton.
Ia menegaskan jumlah tersebut masih sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan berbagai program pemerintah, termasuk bantuan pangan beras, distribusi beras SPHP, hingga langkah-langkah stabilisasi harga yang diperlukan sewaktu-waktu.
Berdasarkan data BULOG, hingga 6 Juni 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan beras di wilayah Ketapang dan Kayong Utara telah mencapai 658.420 kilogram.
Penyaluran tersebut terus berlangsung dan ditargetkan selesai sepenuhnya sebelum akhir Juni 2026.
Program bantuan pangan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan, sekaligus membantu meredam tekanan kenaikan harga beras di tingkat konsumen.
Di samping itu, BULOG Ketapang juga terus memperluas jaringan distribusi beras SPHP dan Minyakita melalui berbagai saluran, mulai dari pasar tradisional, kios pangan, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Jarau menyebut beras SPHP merupakan salah satu instrumen strategis yang digunakan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga beras di tengah masyarakat.
Karena itu, distribusinya terus ditingkatkan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan merata.
Dengan dukungan cadangan beras yang dinilai mencukupi serta distribusi yang berjalan secara berkelanjutan, pemerintah memastikan kondisi pasokan pangan nasional tetap terkendali.
Cadangan beras pemerintah yang saat ini tersimpan juga siap digunakan kapan saja apabila diperlukan untuk mendukung kebijakan pengendalian harga dan stabilisasi pasokan.
• Daratan Hilang 4 Meter setiap Tahun, Warga Pesisir Sambas Minta Pemerintah Bangun Penahan Ombak
BULOG bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjaga ketersediaan pangan serta memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.
Jarau mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan beras di pasaran karena stok nasional maupun daerah saat ini berada dalam kondisi yang sangat mencukupi.
Ia memastikan BULOG akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Pangan Nasional, serta berbagai pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di seluruh wilayah. (*)