SURYA.co.id - Madura United resmi melepas dua kiper, Miswar Saputra dan Satrio Azhar, sebagai langkah awal perombakan skuad musim 2026/2027.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam, demi memperbaiki performa tim yang dua musim terakhir terhindar dari degradasi.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, menyampaikan keputusan tersebut.
“Setelah melakukan evaluasi mendalam bersama tim pelatih, manajemen mulai menyusun komposisi skuad untuk musim depan. Langkah awal perubahan kami mulai dari sektor penjaga gawang,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Miswar Saputra bukan sosok asing bagi sepak bola Indonesia. Ia pernah menjadi kiper utama Persebaya Surabaya, tampil reguler dengan 72 pertandingan dan mencatatkan 19 clean sheet.
Setelah dilepas Persebaya, ia sempat berlabuh di PSM Makassar, Semen Padang, Persik Kediri, hingga PSS Sleman, sebelum kembali ke Madura United.
Musim 2025/2026, Miswar tampil 16 kali dengan tiga clean sheet, namun posisinya tergeser oleh Diky Indriyana.
Perjalanan karier Miswar juga penuh lika-liku. Dari PSSB Bireuen, Persiraja Banda Aceh, hingga Persebaya Surabaya yang membuat namanya melejit.
Meski sempat kehilangan tempat di klub besar, ia bangkit bersama Madura United dan mencatat 35 pertandingan dengan 13 clean sheet. Postur 183 cm dan refleks cepat menjadikannya benteng terakhir yang sulit ditembus.
Satrio Azhar, kiper 25 tahun yang baru didatangkan musim 2025/2026, tidak sekalipun tampil karena ketatnya persaingan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan Miswar dan Satrio selama mengawal gawang tim ini,” tambah Annisa.
Manajemen Madura United menegaskan evaluasi sektor lain akan diumumkan bertahap. Perombakan skuad dilakukan agar tim bisa keluar dari tren buruk dua musim terakhir.
“Untuk evaluasi di sektor lainnya, akan kami umumkan secara bertahap dalam waktu dekat,” pungkas Annisa.
Musim 2025/2026, performa gemilangnya saat menahan Persita Tangerang dengan empat penyelamatan krusial membuktikan kualitasnya.
Meski kini berpisah dengan Madura United, kiprahnya tetap menjadi inspirasi bagi pemain lain yang pernah tersisih.