Jasad Warga HSU Ditemukan Membusuk di Tabalong, Polisi Temukan Amankan Kumpang Parang
Budi Arif Rahman Hakim June 07, 2026 10:52 PM


BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Penemuan mayat perempuan di sebuah rumah menggegerkan warga Desa Warukin RT 10, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Sabtu (6/6/2026) malam.

Korban yang diketahui bernama Eka Dianti (32), warga Pakapuran, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), ditemukan di dalam kamar rumah yang tergembok dari luar.

Penemuan jasad korban ini bermula saat warga yang tinggal di sebelah rumah tersebut mencium bau tidak sedap sejak Sabtu pagi.

Curiga karena selama beberapa hari tidak melihat penghuni rumah, warga kemudian melaporkan hal tersebut kepada ketua RT setempat.

Mendapat laporan tersebut, ketua RT kemudian langsung menghubungi Polsek Tanta untuk memastikan apa yang terjadi.

Lalu pada malam hari sekitar pukul 20.00 Wita, personel Polsek Tanta yang dipimpin Kapolsek Ipda Aris Sufariadi bersama perangkat desa mendatangi lokasi.

Mereka kemudian melakukan pemeriksaan dan diketahui saat itu rumah dalam keadaan terkunci menggunakan gembok dari luar.

Baca juga: Warga Banjarmasin Ditemukan Terkapar dengan Luka Tusuk di Pinggang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Baca juga: Lansia Ditemukan Meninggal di Sungai Lok Tamu Mataraman Banjar, Tempatnya Biasa Mandi dan Mencuci

Setelah pintu dibuka, petugas menemukan seorang perempuan telah meninggal dunia di dalam kamar rumah tersebut.

Selanjutnya, lokasi kejadian segera diamankan dan langsung dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasihumas Iptu Heri Siswoyo, Minggu (7/6) siang, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Menurutnya, Inafis Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari olah TKP petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa penemuan mayat perempuan ini.

Di antaranya dua unit telepon genggam, kartu identitas korban, kartu identitas seorang laki-laki, pecahan kumpang parang, jepitan rambut rusak, serta kabel yang terputus.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazah telah diperiksa dokter dan selanjutnya direncanakan dilakukan autopsi di RSUD Ulin Banjarmasin.

Sementara itu berdasarkan keterangan saksi, rumah tersebut selama ini ditempati laki-laki dan perempuan yang diketahui bukan pasangan suami istri.

Warga sekitar juga mengaku sempat mendengar suara pertengkaran dari dalam rumah beberapa hari sebelum korban ditemukan.

Hingga saat ini, lanjut Heri, Polres Tabalong masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada pihak kepolisian," katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/dony usman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.