Tim nasional Belanda dinilai memiliki tim yang solid untuk Piala Dunia 2026, namun kehebatan skuad tersebut belum cukup untuk menjadikan mereka sebagai kandidat utama juara.
Pendapat ini disampaikan langsung oleh mantan pelatih Belanda periode 2020–2021, Frank de Boer. Pria berusia 56 tahun itu memperkirakan bahwa De Oranje hanya akan mampu melangkah hingga babak perempat final pada ajang Piala Dunia 2026.
Menurut mantan pelatih Inter Milan itu, konsistensi menjadi masalah utama yang menghambat potensi Belanda untuk melangkah lebih jauh. “Kami memiliki tim yang bagus, tetapi kami bukan salah satu favorit. Saya pikir kami bisa mencapai perempat final,” ujar De Boer seperti dikutip dari Flashscore.
“Saya tahu bahwa negara lain tidak ingin menghadapi kami karena kami terkadang bisa bermain sepak bola dengan sangat baik, tetapi saya pikir kami sedikit tidak konsisten,” lanjutnya. “Di turnamen seperti ini, Anda tidak boleh memiliki hari yang buruk. Mungkin di fase grup masih bisa, tetapi setelah itu, tidak boleh sama sekali.”
Selain faktor inkonsistensi, De Boer juga menilai kurangnya ketajaman di lini depan menjadi alasan lain mengapa Belanda sulit bersaing untuk meraih trofi. Ia menyoroti absennya penyerang tajam yang bisa diandalkan seperti yang dimiliki negara-negara pesaing lainnya.
Menurutnya, Memphis Depay yang menjadi andalan Ronald Koeman bukanlah penyerang murni seperti Harry Kane. Bahkan, Depay juga tidak memiliki naluri penyelesaian yang setajam bintang Prancis, Kylian Mbappe. “Kami kekurangan striker seperti yang dimiliki negara lain. Striker seperti Harry Kane atau pemain sejenisnya, kami tidak punya di Belanda,” ucap De Boer.
“Memphis Depay adalah pemain yang bagus, tetapi dia bukan penyerang murni. Dia lebih suka mencari ruang,” lanjutnya. “Saya pikir para penyerang kami punya kemampuan, hanya saja tidak memiliki kemampuan penyelesaian akhir seperti pemain semacam Kylian Mbappe.”
De Boer juga menegaskan bahwa meski Belanda memiliki pemain tengah yang atraktif seperti Frenkie de Jong serta gelandang lainnya yang tampil solid, sektor depan tetap menjadi titik lemah utama. “Virgil van Dijk adalah bintang di lini belakang. Jurrien Timber tampil hebat, Denzel Dumfries dan Micky van de Ven juga berada di level tinggi. Kiper kami bagus, di lini tengah ada De Jong, Tijani Reijnders, dan Ryan Gravenberch, tetapi yang mengkhawatirkan bagi saya adalah lini depan,” pungkasnya.
Ketidakadaan penyerang kelas dunia di skuad Belanda sebenarnya sudah terlihat sejak Piala Dunia 2022. Saat itu, dari tujuh penyerang yang dibawa, hanya Memphis Depay yang mencatatkan gol dua digit untuk De Oranje. Kondisi serupa kembali terjadi menjelang Piala Dunia 2026, di mana Belanda membawa tujuh penyerang dan Depay lagi-lagi menjadi tumpuan utama.
Selain Depay, daftar penyerang Belanda juga diisi oleh Wout Weghorst, Cody Gakpo, Noa Lang, Donyell Malen, Brian Brobbey, dan Crysencio Summerville. Namun, menurut De Boer, dari nama-nama tersebut belum ada yang benar-benar mampu menjadi pembeda di level tertinggi dunia.