Kita kini tinggal menghitung hari menuju dimulainya Piala Dunia 2026, dengan para tim nasional tengah melakukan persiapan akhir sebelum kickoff besar yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada hari Kamis. Turnamen kali ini menjadi yang terbesar dalam sejarah, dengan 48 tim lolos ke putaran final, yang berarti akan ada banyak pemain yang tampil untuk pertama kalinya di panggung dunia.
Para debutan ini mencakup sejumlah pesepak bola paling terkenal di dunia. Beberapa di antara mereka baru mendapatkan kesempatan karena faktor usia, sementara sebagian lainnya harus bersabar menunggu momen untuk akhirnya tampil di ajang olahraga paling bergengsi di planet ini.
Lalu siapa saja para pemain debutan yang paling dinanti aksinya? Berikut adalah 10 pemain pilihan GOAL yang siap mencuri perhatian di Piala Dunia 2026:
Erling Haaland (Norwegia)
Meski Norwegia belum pernah lolos ke Piala Dunia sejak 1998, tim ini dianggap sebagai kuda hitam berkat kekuatan bintang yang mereka miliki. Martin Odegaard, Antonio Nusa, dan Alexander Sorloth termasuk di antara nama besar yang akan menjalani debut, namun tidak diragukan lagi bahwa sorotan utama akan tertuju pada Erling Haaland setiap kali mereka bermain.
Rekor internasional Haaland luar biasa — 55 gol dalam 49 penampilan — dan musim panas ini bukan hanya menjadi debutnya di Piala Dunia, tetapi juga turnamen besar pertamanya sepanjang karier. Norwegia akan menghadapi Irak, Senegal, dan Prancis di fase grup, dan para bek lawan tampaknya sudah dibuat gentar membayangkan kecepatan serta kekuatan Haaland saat menggiring bola.
Mampukah Haaland tampil dominan seperti biasanya di Piala Dunia perdananya? Banyak yang tidak akan ragu untuk menjawab iya.
Lamine Yamal (Spanyol)
Lamine Yamal adalah harapan besar sepak bola Spanyol berikutnya. Meski masih muda, ia telah menjadi bintang global dengan kemampuan teknik luar biasa yang sudah terlihat sejak debutnya untuk Barcelona di usia 15 tahun.
Yamal benar-benar menunjukkan kedewasaannya di Euro 2024, mencetak satu gol spektakuler di semifinal melawan Prancis dan memberikan empat assist ketika Spanyol akhirnya meraih gelar juara. Jika mampu mengulangi performa tersebut di Piala Dunia, bukan tidak mungkin ia akan dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia.
Meski baru berusia 18 tahun, pengalaman Yamal di level tertinggi sudah sangat matang. Tantangannya kini adalah membawa Spanyol meraih trofi terbesar, asalkan ia mampu menjaga kondisi fisik setelah musim yang sempat diganggu cedera.
Florian Wirtz (Jerman)
Florian Wirtz menjadi salah satu transfer terbesar musim panas lalu ketika bergabung dengan Liverpool dalam kesepakatan senilai lebih dari £116 juta. Namun, musim debutnya di Premier League tidak berjalan mudah. Kini ia berharap pengalaman pertamanya di Piala Dunia akan lebih berkesan, setelah absen di 2022 karena cedera ligamen ACL.
Gelandang serang yang dikenal dengan dribel lembut dan kontrol bola apik ini tampil impresif di Euro 2024 dengan dua gol, dan kini diandalkan sebagai kreator utama Jerman di bawah asuhan Julian Nagelsmann. Meski rekan muda Lennart Karl gagal tampil akibat cedera jelang turnamen, Wirtz akan tetap berduet dengan Jamal Musiala untuk menjadi motor serangan Die Mannschaft.
Luis Diaz (Kolombia)
Luis Diaz tampil cemerlang di Anfield dan Allianz Arena dalam beberapa musim terakhir. Bersama Bayern Munich musim lalu, ia membentuk lini depan mematikan bersama Harry Kane dan Michael Olise, menghasilkan musim terbaik dalam kariernya.
Pada usia 29 tahun, cukup mengejutkan bahwa Diaz baru akan menjalani debut Piala Dunia. Hal ini karena Kolombia gagal lolos pada 2022, sementara pada 2018 Diaz baru mulai dikenal di Junior FC.
Sejak debutnya pada September 2018, ia telah mencatat lebih dari 70 caps. Jika mampu mempertahankan performa seperti di Bayern—dengan torehan 26 gol dan 19 assist musim 2025-26—Diaz bisa membawa Kolombia melaju jauh di turnamen ini.
Michael Olise (Prancis)
Rekan setim Diaz di Bayern, Michael Olise, juga akan mencicipi Piala Dunia pertamanya setelah musim yang menempatkannya dalam kandidat Ballon d’Or. Winger Prancis itu mencetak 25 gol dan memberikan 28 assist, serta tampil luar biasa bagi Les Bleus sehingga Didier Deschamps lebih memercayainya ketimbang bintang muda Paris Saint-Germain, Desire Doue.
Banyak yang sempat meragukan kemampuannya untuk beradaptasi dari klub papan tengah Premier League ke level elite Eropa, namun Olise berhasil membuktikan semua keraguan itu salah dalam dua musim terakhir. Kini, ia berpotensi menjadi bintang global jika mampu tampil menonjol di Piala Dunia.
Joao Neves (Portugal)
Joao Neves berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik Eropa sejak bergabung dengan Paris Saint-Germain pada musim panas 2024. Di usia 21 tahun, ia sudah dua kali menjuarai Liga Champions bersama rekan setimnya di Portugal seperti Vitinha, Nuno Mendes, dan Goncalo Ramos.
Meski sempat jarang tampil di level internasional karena persaingan ketat di lini tengah, Neves kini mulai menunjukkan gaya bermain agresif khasnya di tim nasional Portugal. Ini diyakini akan menjadi Piala Dunia pertama dari banyak yang akan ia ikuti di masa depan.
Nico Paz (Argentina)
Nico Paz menjadi salah satu gelandang kreatif paling diminati di Eropa berkat penampilannya di bawah asuhan Cesc Fabregas di Como. Real Madrid diperkirakan akan memulangkannya musim panas ini dengan mengaktifkan klausul pembelian kembali setelah menjualnya pada 2024.
Diberkahi kemampuan teknik tinggi dan kekuatan fisik yang membuatnya bisa bermain sebagai gelandang serang maupun tengah, Paz baru saja membawa Como finis di peringkat keempat Serie A dan lolos ke Liga Champions, serta dinobatkan sebagai gelandang terbaik di liga tersebut.
Argentina berharap Paz bisa membawa performa gemilangnya ke tim nasional saat mereka berusaha mempertahankan gelar dan mencatat sejarah dengan menjuarai dua Piala Dunia berturut-turut untuk pertama kalinya.
Folarin Balogun (Amerika Serikat)
Sebagian besar pemain Amerika Serikat yang akan tampil sebagai tuan rumah bersama sudah berpengalaman di Piala Dunia 2022, namun saat itu terlihat jelas bahwa mereka kekurangan penyerang tajam. Kini harapan tertuju pada Folarin Balogun.
Striker yang mampu menembak dengan kedua kaki ini datang ke Piala Dunia pertamanya setelah menjalani musim impresif bersama AS Monaco, mencetak 19 gol di semua kompetisi termasuk delapan laga beruntun di Ligue 1 dengan torehan gol.
Setelah beralih kewarganegaraan dari Inggris, Balogun menunjukkan ketenangan di ajang Copa America 2024 dengan dua gol dalam tiga pertandingan meski AS tersingkir di fase grup. Kini, pada usia 24 tahun, ia diharapkan menjadi senjata utama tim asuhan Mauricio Pochettino untuk menembus fase gugur.
Arda Guler (Turki)
Arda Guler tampil luar biasa di Euro 2024, menjadi kunci dalam perjalanan Turki ke perempat final dengan satu gol indah ke gawang Georgia serta assist melawan Austria dan Belanda. Jika performa itu menjadi indikasi, maka ia siap bersinar di Piala Dunia.
Musim lalu, Guler berhasil menembus skuad utama Real Madrid dan membangun koneksi hebat dengan Kylian Mbappe, menghasilkan 16 assist dan tujuh gol pribadi. Bersama Kenan Yildiz dari Juventus, Guler diharapkan memimpin generasi baru sepak bola Turki menuju masa depan cerah dan menciptakan warisan di Piala Dunia.
Yan Diomande (Pantai Gading)
Yan Diomande kini menjadi salah satu pemain muda paling diburu di dunia. Winger RB Leipzig berusia 19 tahun ini telah berkembang menjadi salah satu pemain sayap paling berbahaya di Eropa, menarik minat dari klub besar seperti Liverpool dan PSG.
Dengan sorotan besar yang tertuju padanya, Diomande akan menjadi pusat perhatian setiap kali Pantai Gading tampil di Piala Dunia ini. Setelah tampil impresif di Piala Afrika awal tahun ini, ia siap untuk kembali mencuri perhatian di panggung global.