Pencak Silat Hingga Tari Manasai Warnai Ketatnya Audisi Miss Indonesia 2026 di Surabaya
Sudarma Adi June 08, 2026 02:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Rangkaian audisi pencarian perempuan tercantik dan paling inspiratif di Indonesia Timur resmi berakhir.

Kota Surabaya sukses menutup gelaran audisi hari kedua Miss Indonesia 2026 pada Minggu (7/6/2026) dengan menjaring ratusan talenta muda berbakat dari berbagai penjuru daerah.

Sebagai kota kedua dalam peta rangkaian audisi nasional, Kota Pahlawan kembali membuktikan reputasinya sebagai gudang perempuan berprestasi.

Terbukti, peserta yang memadati ruang seleksi tidak hanya datang dari area Surabaya dan Jawa Timur, melainkan ada yang rela terbang jauh-jauh dari luar pulau demi memperebutkan mahkota Miss Indonesia.

Baca juga: Sosok & Riwayat Pendidikan Audrey Bianca Callista yang Raih Gelar Miss Indonesia 2025, Asal Tangsel

Selama dua hari penuh, tim juri disuguhi beragam unjuk bakat (talent show) yang memukau. Mulai dari keindahan olah vokal, ketangkasan seni bela diri, hingga keluwesan tari tradisional diperagakan secara totalitas oleh para kontestan.

Salah satu peserta yang sukses mencuri perhatian tim seleksi adalah Angel (20). Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya asal Banjarmasin ini tampil anggun membawakan Tari Manasai, tarian penyambutan tradisional khas Kalimantan Tengah.

"Melalui tarian ini saya ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung yang lebih luas. Ini bukti bahwa generasi muda urban tetap bisa dan harus melestarikan budaya daerah di tengah gempuran perkembangan zaman," ujar Angel optimistis usai audisi.

Padukan Pencak Silat dan Suara Emas

Antusiasme serupa juga dipancarkan oleh Dita (23), peserta asal Bojonegoro. Berbeda dengan citra kontes kecantikan konvensional, Dita tampil penuh percaya diri memadukan seni beladiri warisan leluhur, pencak silat, yang dikombinasikan dengan kemampuan bernyanyi dan menari.

Menurut Dita, panggung Miss Indonesia adalah ruang paling tepat bagi perempuan modern untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas dampak kemanusiaan sosial ke masyarakat luas.

Tingginya kualitas peserta di Surabaya tahun ini mendapat apresiasi langsung dari Finalis Miss Indonesia 2024 perwakilan Kalimantan Timur, Jessica Jennie. Hadir untuk memberikan suntikan motivasi, Jessica mengingatkan agar para peserta melepas beban pikiran dan fokus memancarkan aura positif.

Baca juga: Inilah 5 Fakta tentang Merince Kogoya, Finalis Miss Indonesia Didiskualifikasi Gegara Dukung Israel

"Mereka yang hadir di sini tidak hanya memiliki kecantikan fisik, tetapi juga mental yang siap memukau para juri. Pesan saya, tetap percaya diri dan jadilah diri sendiri. Ketika kita nyaman dengan karakter asli kita, pesonanya akan tersampaikan alami ke meja juri," tutur Jessica berbagi tips.

Berburu Karakter 'MISS' Otentik di Surabaya

Pihak panitia memastikan proses kurasi selepas audisi daerah akan berjalan sangat ketat. Produser Miss Indonesia, Yoseph Wahyudi, menjelaskan bahwa data dan rekaman seluruh peserta Surabaya akan dibawa ke Jakarta untuk penyaringan final tingkat nasional.

"Hasil dari audisi dua hari di Surabaya ini akan kami saring kembali secara komprehensif. Target kami adalah menemukan sosok finalis yang secara mutlak memenuhi filosofi utama dari kriteria MISS, yaitu Manner, Impressive, Social, dan Smart," urai Yoseph.

Yoseph mengakui, Surabaya tidak pernah absen menyumbang kandidat kuat setiap tahunnya karena para wanitanya dikenal tangguh, cerdas secara akademik, serta memiliki empati dan jiwa kepedulian sosial yang sangat tinggi di masyarakat.

Peserta terbaik yang lolos dari tahap penyaringan Surabaya ini nantinya akan resmi diumumkan untuk melaju ke karantina terpusat, bersanding dengan para finalis terpilih dari provinsi lain di seluruh Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.