181 Desa di Kalimantan Selatan Belum Terima Penyaluran Dana Desa
Ratino Taufik June 08, 2026 05:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Provinsi Kalimantan Selatan telah menerima Transfer ke Daerah (TKD) realisasi mencapai Rp6,68 triliun atau 36,78 persen dari total pagu sebesar Rp18,17 triliun. 

Sebagaimana diketahui, TKD adalah dana APBN untuk berbagai layanan publik dan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Dikatakan Kepala Kanwil DJP Provinsi Kalsel, Catur Ariyanto Widodo, realisasi Transfer ke Daerah Kalimantan Selatan Capai Rp6,68 Triliun. Kinerja penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) di Provinsi Kalimantan Selatan hingga 30 April 2026 menunjukkan progres yang solid pada awal triwulan kedua tahun anggaran. 

"Penyaluran TKD pada awal tahun 2026 masih didominasi oleh Dana Alokasi Umum (DAU) yang mencapai Rp4,39 triliun atau 65,71 persen dari total realisasi TKD," katanya.

Dominasi ini sejalan dengan komposisi alokasi TKD tahun 2026, di mana DAU menjadi komponen terbesar serta disalurkan secara rutin melalui skema block grant dengan fokus belanja pegawai dan operasional untuk menjaga keberlangsungan layanan publik. 

Baca juga: Update Fase Kepulangan Haji: PPIH Debarkasi Banjarmasin Laporkan Tujuh Jemaah Wafat di Tanah Suci

"Dari sisi kinerja pemerintah daerah, Kabupaten Barito Kuala mencatat capaian realisasi tertinggi dengan persentase 39,17 persen dari pagu, sementara Kabupaten Balangan menjadi daerah dengan capaian terendah sebesar 33,21 persen," jelas Catur. 

Rincian realisasi penyaluran TKD di Kalimantan Selatan hingga akhir April 2026 adalah Dana Bagi Hasil (DBH) terealisasi sebesar Rp1,02 triliun (24,82 % ), yang didominasi oleh DBH Sumber Daya Alam Minerba sebesar Rp843,43 miliar atau 83,10?ri penyaluran DBH.

Dana Alokasi Umum (DAU) terealisasi sebesar Rp4,39 triliun (40,58 % ), seluruhnya merupakan DAU melalui skema block grant.

DAK Fisik hingga periode ini masih belum terdapat realisasi. Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik mencapai Rp1,03 triliun (38,48 % ), terutama untuk penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah sebesar Rp528,91 miliar dan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) sebesar Rp409,92 miliar.

Dana Desa telah tersalurkan sebesar Rp247,76 miliar (46,60 % ) dari pagu yang telah disesuaikan menjadi Rp531,65 miliar. Hingga akhir April 2026, Dana Desa telah tersalurkan di 1.690 dari 1.871 desa penerima.

Dengan demikian, masih terdapat 181 desa yang belum menerima penyaluran. Adapun terdapat 3 Kabupaten yang telah memulai penyaluran tahap 2 kepada sebanyak 170 Desa yang berada di 3 Pemda yaitu di Kab. Tanah Bumbu, Kab. Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tapin.(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.