TRIBUNNEWS.COM - Timnas Korea Selatan datang dengan ambisi besar di Piala Dunia 2026.
Skuad berjuluk Taegeuk Warriors itu menargetkan hasil positif di Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, mengutarakan misinya untuk menghidupkan kembali “Spirit 2002”.
Hong Myung-bo ingin mengulang euforia ketika Timnas Korea Selatan berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2002.
Dikutip dari laman resmi FIFA, Hong Myung-bo menyebut keberhasilan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2002 sebagai inspirasinya.
Saat itu, Hong Myung-bo berstatus sebagai kapten Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2002.
Ia paham betul bagaimana pencapaian tersebut mampu menyatukan publik Korea Selatan di tengah situasi sulit.
Baca juga: Langkah FIFA Atasi Masalah 60 Fans Kehilangan Tiket Piala Dunia 2026 Gratis, Janji Perbaiki Sistem
"Pada akhirnya, mampu membawa begitu banyak kegembiraan bagi negara kami adalah sebuah pencapaian yang luar biasa."
"Piala Dunia 2002 menyatukan seluruh bangsa dan itulah yang membuatnya sangat istimewa."
"Saya sangat bangga telah berkontribusi dalam hal itu sebagai pemain," ujar Hong Myung-bo.
Baca juga: Kabar Buruk Timnas Portugal Jelang Piala Dunia 2026, Rafael Leao Terancam Absen Gegara Sanksi FIFA
Di Piala Dunia 2002, Timnas Korea Selatan mencetak sejarah dengan menyingkirkan tim-tim kuat seperti Italia dan Spanyol hingga akhirnya mampu melaju ke babak semifinal.
Kini berstatus sebagai pelatih, Hong Myung-bo berharap para pemainnya dapat mengulang atau bahkan melampaui pencapaian tersebut.
Namun, pelatih kelahiran 12 Februari 1969 itu tidak menjadikan hal tersebut sebagai beban bagi para pemain.
Hong Myung-bo menekankan pentingnya menikmati setiap pertandingan di panggung terbesar sepak bola dunia.
"Saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk berbicara tentang apa yang perlu kami lakukan nanti dan tantangannya. Piala Dunia harus benar-benar dinikmati oleh para pemain," tambah Hong Myung-bo.
Di Piala Dunia 2026, Timnas Korea Selatan tergabung ke dalam Grup A bersama tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko.
Dalam podcast Tribunnews berjudul "SUPER TAKTIK: Prediksi Grup A-F Piala Dunia 2026 & Last Dance Ronaldo vs Messi" yang tayang Minggu (7/6/2026), sejumlah pengamat menilai Grup A sulit diprediksi.
Menurut anggota Indo Barca, Richardo Liwang, menilai Meksiko berpeluang besar menjadi juara grup.
Ia kemudian memprediksi Timnas Korea Selatan yang diperkuat Son Heung-min akan finis sebagai runner-up, disusul Afrika Selatan dan Republik Ceko.
"Kalau menurut saya, untuk juara grup menjagokan Meksiko karena sebagai tuan rumah."
"Runner-upnya merata ya antara Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Republik Ceko."
"Tapi saya menjagokan Korea Selatan jadi runner-up dan Afrika Selatan ketiga, Republik Ceko keempat," kata Richardo.
Sementara itu, pengamat sepak bola Bayu Ajianto, menilai jika persaingan Grup A akan sangat ketat karena kekuatan dari setiap timnya hampir merata.
"Menurut saya, Grup A bukan yang paling kuat ya. Tapi justru menjadi yang paling sulit diprediksi karena kekuatannya hampir merata."
"Cuman meksiko juga diunggulkan karena tuan rumah, terus Korea Selatan dan Republik Ceko juga akan bersaing habis-habisan buat ke babak selanjutnya."
"Satu hasil imbang atau satu gol aja itu sudah bisa nentuin siapa yang lolos fase grup, jadi Grup A menarik untuk kita saksikan karena susah diprediksi," pungkas Bayu.
(Tribunnews.com/Isnaini)