WARTAKOTALIVE.COM - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Senin (8/6/2026).
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.743.000 atau naik Rp 5.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan juga terjadi pada emas ukuran 0,5 gram yang kini dijual seharga Rp 1.421.500.
Sementara itu, emas Antam ukuran 5 gram dipasarkan dengan harga Rp 13.490.000 atau naik Rp 25.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Selain ukuran tersebut, Antam menyediakan berbagai pilihan emas batangan mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000, Tembus Rp2,77 Juta per Gram
Produk yang ditawarkan juga terdiri dari berbagai seri, seperti Gift Series, Selamat Idul Fitri, Imlek, hingga Batik Seri III.
Berikut daftar harga emas Antam pada Senin (8/6/2026):
0,5 gram: Rp 1.421.500
1 gram: Rp 2.743.000
2 gram: Rp 5.426.000
3 gram: Rp 8.114.000
5 gram: Rp 13.490.000
10 gram: Rp 26.925.000
25 gram: Rp 67.187.000
50 gram: Rp 134.295.000
100 gram: Rp 268.512.000
250 gram: Rp 671.015.000
500 gram: Rp 1.341.820.000
1.000 gram: Rp 2.683.600.000
Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada awal perdagangan Senin pagi.
Pada pukul 09.00 WIB, rupiah dibuka di level Rp 18.107 per dolar AS atau melemah 0,39 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp 18.036 per dolar AS.
Bahkan satu menit kemudian, rupiah sempat menyentuh level Rp 18.117 per dolar AS, yang menjadi posisi terlemah sepanjang sejarah perdagangan rupiah terhadap mata uang Negeri Paman Sam.
Baca juga: Menkeu dan Gubernur BI Targetkan Rupiah Menguat, Masyarakat akan Rasakan Dampak
Pergerakan mata uang Asia pada pagi hari terpantau bervariasi. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,92 persen.
Kemudian disusul dolar Taiwan yang melemah 0,44 persen, peso Filipina turun 0,33 persen, baht Thailand terkoreksi 0,17 persen, yen Jepang melemah 0,02 persen, dan dolar Hong Kong turun tipis 0,003 persen.
Sebaliknya, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan Asia setelah naik 0,58 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, yuan China menguat 0,07 persen dan dolar Singapura naik tipis 0,01 persen.
Sumber: Kontan.co.id