BMKG Resmi Akhiri Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa Besar Magnitudo 7,7 SR Guncang Sulawesi Utara
Indry Panigoro June 08, 2026 12:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan pascagempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 SR yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pagi. 

Sebelumnya, gempa besar tersebut terjadi pada pukul 06.37 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 47 kilometer. 

Gempa besar adalah gempa yang bermagnitudo 7,0 hingga 7,9.

Gempa ini biasanya mengakibatkan kerusakan serius. 

Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur, termasuk Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur

BMKG menyatakan pengakhiran peringatan dini tsunami dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak lagi terjadi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir. 

Dalam pemutakhiran yang dirilis BMKG, tsunami dengan ketinggian relatif kecil sempat terdeteksi di sejumlah titik pengamatan, di antaranya Talengan, Tahuna, Melonguane, Bitung, Ternate, dan beberapa wilayah lainnya.

Namun kondisi tersebut terus mengalami penurunan hingga dinyatakan aman. 

Dengan berakhirnya peringatan dini tsunami tersebut, aktivitas masyarakat di wilayah pesisir Sulawesi Utara terpantau kembali berjalan normal.

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda gelombang tsunami yang membahayakan maupun dampak signifikan terhadap aktivitas warga. 

Baca juga: Pantai Manado Terpantau Aman Seusai Gempa Magnitudo 7,7, Aktivitas Warga Berjalan Normal

Baca juga: Daftar 9 Daerah yang Terdeteksi Tsunami Usai Gempa Besar 7,7 SR Guncang Sulut Senin 8 Juni 2026 Pagi

Baca juga: Gempa Terkini Guncang di Sulawesi Utara Senin 8 Juni 2026, Info BMKG Magnitudo 4,6

Situasi Pantai Aman

Situasi di kawasan pesisir Pantai Manado terpantau aman pascagempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, dan dirasakan hingga Sulawesi Utara, Senin (8/6/2026).

Hingga beberapa jam setelah gempa terjadi, tidak terlihat adanya tanda-tanda air laut surut yang kerap dikaitkan dengan potensi tsunami.

Aktivitas masyarakat di sepanjang pesisir Pantai Manado pun masih berlangsung normal.

Sejumlah warga tampak tetap beraktivitas seperti biasa, meski tetap memantau perkembangan informasi dari pemerintah dan BMKG.

Salah seorang warga Manado, Yunus (35), mengaku sempat merasakan getaran gempa pada pagi hari. Namun hingga saat ini kondisi laut masih terlihat normal.

"Kami sempat khawatir setelah mendengar informasi gempa besar di Filipina. Tapi sampai sekarang kondisi pantai masih aman, tidak ada air surut ataupun gelombang yang mencurigakan. Kami tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, meminta seluruh pemerintah daerah di wilayah pesisir untuk tidak menunggu situasi berkembang dan segera mengambil langkah antisipasi demi keselamatan masyarakat.

"Saya mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang berada di wilayah pesisir pantai agar segera melakukan langkah antisipasi lebih awal. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama," kata YSK.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri hingga aparat kecamatan dan desa perlu diperkuat guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya tsunami.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.

"Kita jangan panik, tetapi tetap waspada. Ikuti seluruh arahan dari BMKG dan aparat di lapangan. Masyarakat yang berada di kawasan pesisir agar memperhatikan informasi resmi dan siap melakukan evakuasi jika diperlukan," ujarnya.

Meski kondisi Pantai Manado terpantau aman dan aktivitas masyarakat masih berjalan normal, warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan serta terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah (Ren)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.