SRIPOKU.COM, MUARADUA – Warga Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumsel digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di sebuah pondok kebun kawasan Lapangan Terbang, Desa Banding Agung, Minggu (7/6/2026) pagi.
Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Hingga kini, identitas korban belum diketahui dan diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang selama ini kerap berada di sekitar lokasi.
Kapolsek Banding Agung IPTU Wilson Hutahean SH mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.00 WIB terkait penemuan mayat tersebut.
"Mendapatkan laporan dari warga, anggota piket bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara," ujar Wilson, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan keterangan saksi Reflizon (31), warga Desa Air Rupik, korban diketahui sering berada dan beristirahat di pondok miliknya yang berada di kawasan kebun Lapangan Terbang. Selama ini, korban juga kerap diberi makanan oleh warga sekitar karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Reflizon datang ke pondok tersebut untuk memberikan makanan seperti biasanya. Namun, setibanya di lokasi, ia mendapati pria tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga dan perangkat desa setempat, termasuk Kepala Dusun III Desa Banding Agung, sebelum akhirnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
"Saat dilakukan pengecekan bersama, tidak ada seorang pun yang mengenali identitas korban maupun mengetahui asal-usul keluarganya," kata Wilson.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Banding Agung bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Banding Agung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Camat Banding Agung dan Kepala Desa Banding Agung juga turut hadir dalam proses penanganan.
Hasil pemeriksaan medis sementara menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Untuk sementara hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun kami tetap melakukan penyelidikan serta berupaya mencari identitas korban dan keluarganya," jelas Kapolsek.
Polsek Banding Agung juga telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres OKU Selatan dan Tim Inafis untuk memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur.
Karena identitas korban tidak diketahui dan belum ditemukan pihak keluarga yang dapat dihubungi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan kepolisian sepakat memakamkan jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Air Rupik, Kecamatan Banding Agung.
Wilson mengapresiasi kepedulian masyarakat yang selama ini membantu korban saat masih hidup.
"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang selama ini membantu korban. Meski identitasnya belum diketahui, proses penanganan jenazah dilakukan secara layak dan manusiawi. Kami juga masih membuka kemungkinan apabila ada pihak keluarga yang nantinya mengenali korban," tutupnya.