TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polemik layanan Kimia Farma di Batam yang sempat menjadi perhatian publik terkait dugaan kesalahan pelayanan kesehatan yang menimpa balita berusia tiga tahun akhirnya menemui titik terang.
Setelah melalui serangkaian proses komunikasi dan investigasi internal, keluarga pasien dan pihak Kimia Farma sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Kesepakatan damai itu disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri keluarga pasien, kuasa hukum, serta manajemen Kimia Farma.
Kuasa hukum keluarga pasien, Deo Bernas Situmeang, SH, didampingi Martin Situmeang, SE, SH dari Kantor Hukum Deo Situmeang & Partners menyampaikan apresiasi kepada pihak Kimia Farma yang dinilai kooperatif selama proses penyelesaian berlangsung.
"Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Heru selaku pimpinan Kimia Farma di Kota Batam," kata Deo.
Deo menjelaskan terkait peristiwa yang terjadi pada 23 Mei 2026 lalu, para pihak telah menempuh jalan penyelesaian secara kekeluargaan dan sepakat untuk mengakhiri persoalan ini dengan baik.
Baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi dan Kondisi Klien Usai Kasus Kimia Farma Batam Viral
Deo mengatakan, selama proses berlangsung, Kimia Farma menunjukkan itikad baik dengan menjalin komunikasi langsung dengan keluarga pasien dan mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk membantu proses pemulihan anak yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
"Kami mengapresiasi Kimia Farma yang sangat kooperatif dan memiliki inisiatif untuk bertemu langsung dengan keluarga. Kami berharap berbagai opini yang sempat berkembang di masyarakat dapat disudahi karena kedua belah pihak telah sepakat berdamai secara kekeluargaan," ucapnya.
Deo juga mengungkapkan pihak Kimia Farma berkomitmen untuk memastikan kebutuhan pengobatan dan pelayanan kesehatan bagi Eveline tetap menjadi perhatian.
"Kami berterima kasih atas respons cepat dan perhatian yang diberikan kepada klien kami, termasuk memastikan proses pengobatan anak Eveline berjalan dengan baik," tambahnya.
Permasalahan ini menurutnya selesai karena para pihak sudah sepakat berdamai secara kekeluargaan.
Baca juga: Kimia Farma Temui Keluarga Pasien di Batam Usai Video Viral, Investigasi Internal Masih Berjalan
Martin juga mengucapkan terima kasih kepada Kimia Farma yang telah responsif terhadap kliennya di mana anak kliennya mendapatkan pelayanan perobatan yang prioritas dari Kimia Farma.
Sementara itu, Kepala Cabang Kimia Farma Sumatera 5, Heru, menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga pasien dan kuasa hukum yang telah mengedepankan pendekatan kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Halomoan Sialagan beserta keluarga, juga kepada Bapak Deo Situmeang dan Bapak Martin Situmeang," kata Heru.
Heru mengatakan melalui proses yang dijalani bersama dengan asas kekeluargaan, akhirnya dapat menemukan solusi yang terbaik.
Dalam kesempatan itu, Heru juga mengungkapkan investigasi internal yang dilakukan Kimia Farma telah selesai dilaksanakan.
"Investigasi internal sudah selesai dilakukan dan berbagai langkah perbaikan telah kami lakukan hingga saat ini. Yang bersangkutan juga sudah tidak lagi bermitra dengan Kimia Farma Diagnostika," kata Heru.
Heru juga mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk melakukan perbaikan ke depan agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik," katanya.
Di sisi lain, ayah Eveline, Halomoan Sialagan, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan perhatian kepada keluarganya selama kasus tersebut menjadi sorotan publik.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan simpati dan perhatian kepada keluarganya.
"Saya juga berterima kasih kepada pihak Kimia Farma, khususnya kepada Bapak Heru, yang telah memfasilitasi pengobatan anak kami. Saat ini kondisi Eveline sudah sehat dan terus membaik," kata Halomoan. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)