Sempat Tak Jawab Telepon Teman, Siswi di Sragen Ternyata Dibunuh di Dalam Rumah
Khistian Tauqid June 08, 2026 12:27 PM

Warga Dukuh Bromo Asri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan jasad seorang siswi berusia 11 tahun bernama Bilqis. 

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya sendiri pada Jumat (5/6/2026) sore.

Jasad Bilqis pertama kali ditemukan oleh sang ibu, Dewi, saat memasuki rumah. 

Penemuan tragis ini menyisakan duka mendalam sekaligus syok bagi keluarga serta teman-teman sekolah korban, yang sama sekali tidak menduga peristiwa tersebut akan terjadi.

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, membenarkan adanya insiden memilukan yang menimpa salah satu warganya.

Menurut keterangan Aris, pada hari kejadian, korban diketahui sempat pulang ke rumahnya terlebih dahulu setelah beraktivitas di luar.

"Pulangnya jam 10 pagi, teman-temannya sempat janjian dengan korban untuk beli jilbab," kata Aris saat dikonfirmasi pada Minggu (7/6/2026).

Batal Datang dan Tidak Merespons Telepon Teman

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Bilqis ternyata sudah membuat janji temu dengan sejumlah teman sekolahnya untuk pergi membeli jilbab bersama. 

Rekan-rekan korban bahkan sudah berkumpul di lokasi yang telah disepakati sebelumnya.

Namun, hingga mendekati waktu makan siang, Bilqis tak kunjung terlihat di lokasi pertemuan. 

Karena korban terlambat cukup lama, teman-temannya berinisiatif untuk menghubungi ponsel Bilqis, namun tidak mendapatkan jawaban.

"Namun jam 11 siang kok gak datang-datang, kemudian ditelepon cuma berdering dan akhirnya ditinggal," pungkas Aris menceritakan kronologi sebelum korban ditemukan.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian siswi malang di Jenar, Sragen tersebut.

PEMBUNUHA N SADIS - Sang ibu, Dewi Sri Lestari (34), menceritakan detik-detik memilukan saat pertama kali menemukan putrinya sudah tidak bernyawa di dalam rumah. Bilqis ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah, Jumat (5/6/2026).
PEMBUNUHA N SADIS - Sang ibu, Dewi Sri Lestari (34), menceritakan detik-detik memilukan saat pertama kali menemukan putrinya sudah tidak bernyawa di dalam rumah. Bilqis ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah, Jumat (5/6/2026). (Tribun Solo)

Kesaksian Memilukan Sang Ibu

Detik-detik penemuan jasad korban menyisakan trauma mendalam bagi keluarga.

Dewi, ibu kandung korban, menceritakan bahwa saat pertama kali melangkah masuk ke dalam kamar, tubuh anaknya masih tertutup rapat oleh selembar selimut.

Hal tersebut membuatnya sempat mengira sang anak hanya sedang tertidur pulas.

Namun, kecurigaan Dewi mulai muncul tatkala matanya menangkap adanya noda merah yang mencurigakan di sekitar area tempat tidur.

"Saat saya buka, saya melihat ada darah di bagian kaki dan seprainya," ujar Dewi.

Isak tangis pun pecah ketika Dewi membalikkan tubuh buah hatinya. Ia mendapati putri kecilnya telah kehilangan nyawa dengan luka parah akibat hantaman senjata tajam di beberapa bagian tubuh sensitif.

"Saat saya membaringkan, wajahnya sudah rusak karena dibacok. Jarinya ada yang terpotong dan di lengan juga ada luka. Kemudian saya nyalakan lampu," tuturnya.

Seketika itu juga, Dewi langsung berlari keluar rumah sembari berteriak histeris meminta pertolongan. 

Sayangnya, posisi geografis rumah yang cukup terisolasi dan sepi membuat jeritan pilu sang ibu sempat tidak terdengar oleh tetangga sekitar.

"Setelah itu saya keluar minta tolong warga, tetapi tidak ada yang dengar dan tidak ada yang keluar," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.