Pamit Cari Daun Sagu, Pria Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kapoiala Konawe Sulawesi Tenggara
Sitti Nurmalasari June 08, 2026 12:49 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Seorang pria lanjut usia (lansia) inisial SU (65), warga Desa Lamendora, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan di belakang rumahnya dalam keadaan terlentang di area rawa, Minggu (7/6/2026) siang sekitar pukul 14.30 Wita.

Di mana, penemuan jasad korban diungkap oleh pihak kepolisian setempat, usai menerima laporan warga.

"Personel Polsek Bondoala bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Desa Lamendora," ucap Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Rahman, dalam keterangan resminya, Senin (8/6/2026).

Korban yang diketahui sebagai petani ini disebutkan meninggalkan rumah sejak Selasa (3/6/2026) lalu. 

Baca juga: Lansia 64 Tahun Tewas Ditabrak Motor saat Hendak Menyeberang di Jalan Poros Desa Tawarotebota Konawe

"Korban dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak tanggal 3 Juni 2026 setelah pergi mencari daun sagu yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan atap rumah," jelasnya.

Menurut keterangan keluarga, berbagai upaya pencarian telah dilakukan oleh keluarga dan kerabat selama beberapa hari. 

Hingga akhirnya pada Minggu siang sekitar pukul 14.30 Wita, salah seorang anggota keluarga yang melakukan pencarian di sekitar area pohon sagu di belakang rumah korban menemukan SU dalam keadaan terlentang di area rawa dan sudah tidak bernyawa.

Mendapatkan laporan dari pihak keluarga, Kapolsek Bondoala Iptu Immanuel Johans Brata Napiun, bersama personel segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta membantu proses evakuasi jenazah.

Selanjutnya, Polsek Bondoala berkoordinasi dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Kapoiala guna melakukan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah.

Baca juga: Tak Punya Ongkos, Lansia di Kolaka Sulawesi Tenggara Dapat Tiket Gratis, Dibopong Polisi Naik Kapal

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selain melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi juga mendokumentasikan kejadian, mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi, serta meminta surat pernyataan penolakan autopsi dari pihak keluarga.

Setelah seluruh rangkaian penanganan selesai dilakukan dan berdasarkan kesepakatan keluarga, jenazah kemudian dimakamkan di halaman depan rumah duka pada sore hari.

Selama proses penanganan berlangsung, situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kapolsek Bondoala menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kejadian yang terjadi di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan respons cepat guna memberikan kepastian serta rasa aman kepada masyarakat. (*)

(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.