WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Abdul Ghoni kembali dipercaya memimpin FORKABI sebagai Ketua DPP periode 2026-2031.
Ia berkomitmen memperkuat persatuan masyarakat Betawi sekaligus melestarikan budaya Betawi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.
Amanah tersebut diberikan dalam Musyawarah Besar (Mubes) VI FORKABI yang berlangsung pada 6 Juni 2026.
Terpilihnya kembali Abdul Ghoni menandai komitmen organisasi untuk melanjutkan program-program pemberdayaan masyarakat Betawi, memperkuat persatuan, serta menjaga dan melestarikan budaya Betawi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.
Ghoni menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin FORKABI selama lima tahun ke depan.
"Kami akan mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai Ketua DPP FORKABI periode 2026-2031 dengan sebaik-baiknya. Kepercayaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh keluarga besar FORKABI yang terus berkomitmen menjaga persatuan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Betawi," kata Abdul Ghoni melalui keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).
Baca juga: FLO DKI Minta Dualisme FORKABI Diselesaikan Baik-Baik, Jangan Jadi Aib Ormas Betawi
Menurutnya, FORKABI akan terus mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
"Kita sepakat untuk memberikan kontribusi nyata dalam berbagai aspek kehidupan, dan ikut memastikan Jakarta yang aman dan nyaman. Untuk itu, kita harus terus bersatu padu," ucapnya.
Ia menilai tantangan yang dihadapi masyarakat Betawi ke depan membutuhkan soliditas dan kekompakan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat Betawi tidak mudah terpecah oleh kepentingan-kepentingan tertentu yang dapat melemahkan perjuangan bersama.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Betawi untuk bersatu dan jangan mudah dipecah belah. Dengan persatuan, kita dapat lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan kaum Betawi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan Jakarta, pembangunan bangsa," ungkapnya.
Baca juga: Abdul Ghoni Geram, Sebut Pelaksanaan Mubes FORKABI di Depok ilegal
Selain memperkuat organisasi, Abdul Ghoni menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemajuan masyarakat Betawi dan menjaga eksistensi budaya Betawi agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
Ia juga mendorong agar Jakarta memiliki lebih banyak ikon dan gapura bernuansa Betawi sebagai simbol identitas budaya lokal yang dapat memperkuat karakter kota.
"Kami akan terus berupaya memajukan kaum Betawi dan melestarikan budaya Betawi agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi muda. Budaya adalah warisan yang harus kita jaga bersama," bebernya.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Mubes VI FORKABI, Gunawan Setiady, menjelaskan bahwa pelaksanaan Mubes berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan untuk kembali mempercayakan kepemimpinan organisasi kepada Haji Abdul Ghoni.
Gunawan yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP FORKABI mengatakan kehadiran berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat Betawi menjadi bukti eksistensi serta legalitas organisasi di tengah masyarakat.
Pelaksanaan Mubes juga dihadiri langsung Ketua Dewan Adat Wali Amanah Majelis Kaum Betawi (MKB), Datuk Mualim Fauzi Bowo atau akarab disapa Bang Foke dan Ketua Wali Amanah MKB, Marullah Matali," pungkasnya.
Mubes VI FORKABI turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo, unsur legislatif, serta para tokoh Betawi.
Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan dukungan terhadap peran FORKABI dalam menjaga persatuan masyarakat Betawi sekaligus melestarikan budaya Betawi sebagai bagian penting dari identitas Jakarta.(m27)