Motor Hilang di Parkiran RS Bhayangkara Palembang, Warga Tuntut Ganti Rugi
taryono June 08, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Palembang - Seorang warga di Palembang menuntut pertanggungjawaban pihak Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Pelambang, Sumatera Selatan, (Sumsel) setelah sepeda motor miliknya hilang di area parkir. 

Baca juga: Kasus Bocah Digigit Anjing Pemburu di Jasinga Naik ke Penyidikan

Korban mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan meminta ganti rugi kepada manajemen rumah sakit, namun hingga kini belum mendapatkan kejelasan. 

“Minggu lalu, tepatnya di akhir Mei, saya kehilangan motor di parkiran RS Bhayangkara Palembang. Sudah lapor pihak berwajib dan sudah olah TKP. Kemarin saya follow up ke polisi RS, katanya tidak ada respons dari pihak manajemen RS soal ganti rugi kehilangan,” tulis korban dalam pesan yang beredar.

Curahan hati korban tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @palembangkulukilir pada Minggu (7/6/2026). 

Unggahan itu langsung memicu beragam reaksi dari warganet yang mempertanyakan sistem keamanan di lingkungan rumah sakit, terutama pada area parkir kendaraan.

Peristiwa kehilangan sepeda motor itu sendiri dilaporkan terjadi pada akhir Mei 2026. Meski proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan oleh pihak kepolisian, korban mengaku belum memperoleh perkembangan berarti terkait kasus yang dialaminya.

Sejumlah warganet turut menyuarakan kekhawatiran mereka, mengingat fasilitas publik seperti rumah sakit seharusnya menjamin keamanan pengunjung, termasuk kendaraan yang diparkir. 

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang terkait tuntutan ganti rugi maupun langkah evaluasi sistem keamanan yang ada.

Diduga Sudah 5 Kali Kejadian

Tak hanya mengeluhkan soal hilangnya kendaraan, korban juga membeberkan informasi mengejutkan yang ia dapatkan dari petugas di lapangan. 

Berdasarkan penuturan petugas, kasus kehilangan motor di area rumah sakit tersebut ternyata bukan pertama kalinya terjadi.

"Petugas ada yang bilang, sampai bulan Mei ini saja sudah ada 5 kejadian motor hilang. Masa dalam sebulan ada satu motor yang hilang di sana," keluhnya.

Korban mengaku kecewa karena hingga saat ini belum melihat adanya pergerakan signifikan dari pihak kepolisian setempat (Polsek). 

Ia pun berharap agar kasus ini diviralkan agar masyarakat yang hendak berobat lebih waspada.

CCTV Mati

Menceritakan kronologi kejadiannya, korban menjelaskan bahwa saat itu ia memarkirkan kendaraannya di area dalam rumah sakit. 

Namun, betapa terkejutnya korban saat keluar dan mendapati motornya sudah tidak ada lagi di posisi semula.

Ia pun langsung melapor ke petugas keamanan RS Bhayangkara dan diarahkan untuk membuat laporan resmi ke pihak manajemen. 

Sayangnya, saat korban meminta untuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), pihak rumah sakit memberikan jawaban yang mengecewakan.

"Saat ditanya soal CCTV, memang ada 5 titik yang mengarah ke area parkir, tapi tidak ada satu pun yang hidup. Dari pihak IT bilang kalau CCTV itu ada yang rusak sparepart-nya (suku cadang), jadi sampai sekarang belum juga diperbaiki," ungkap korban.

Melalui unggahan tersebut, korban mengimbau masyarakat Palembang untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan di kawasan tersebut.

"Mungkin untuk ke depannya, kawan-kawan lebih berhati-hati lagi. Mudah-mudahan pihak rumah sakit segera memperbaiki sistem keamanan seperti ini jangan sampai terulang lagi, karena saya merasa sangat dirugikan. Semoga pihak rumah sakit ada tindak lanjut untuk hal ini," pungkasnya.

Hingga kini pihak terkait memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.

sumber: TribunSumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.